Selasa, 09 Februari 2016
mono kultur di blok sumatera 1
saya memulai perjalanan ke daerah Riau
saat pesawat melintas di daerah pulau sumatera ujung sebelah selatan sebagai yg di sebut sebagai lampung terlihat proyek tambak udang raksasa, daerah itu mungkin yg di sebut DIPASENA sangat terlihat nyta susunan tambak yg terlihat garis garisnya, entah tambak itu masih operasi atau sudah kolap kurang tahu,
sementara pesawat terasa seperti perlahan memperlihatkan hamparan hijau teratur dari ketinggian 40 ribu kaki di atas permukaan laut
Hanya hamparan hijau terlihat seperti permadani hijau dan terlihat seperti ada bola bola hijau ... ternyata itu adalah tanaman sawit yg mneyebar merata . Kalau saya melihatnya hampir seluruhnya pulau sumatera ini tertanami dengan kelapa sawit.
setelah hampir dua jam perjalanan dari surabaya menuju Riau pesawat mulai mempersiapkan pendaratan di bandara udara Sultan Kasim II, dan setengah jam sebelum mendarat semakin jelas pemandangan perkebunan kelapa sawit yg di tanam hampir seluruh daratan sumatera. dan terlihat dari udara beberapa perkebunan dan perumahan terlihat terendam air hujan atau ait sungai meluap.
tepat dua setengah jam pesawat mendarat dengan selamat,
menikmati pemandangan dr udara tanpa di ganggu asap pembakaran sungguh menyenangkan daratab sumatera terlihat sangat jelas, awan bertebaran menjdaikan pemandangan lebih indah seperti hamparan kapas putih menggunung
Sore jam 14 30 menit sahabat karib datang menjamput dngan mengendarai sepeda motor nya saya di ajak putar putardan kemudian di ajaklah saya untuk menikmati masakan padang .... nasi kapau yg legendaris itu.
memang lezat masakan nasi kapau dengan dominasi bumbu yg santa berani rasa sedikir pedan dan asin ... langsung tandas sepiring nasi kapau sore itu.
perjalanan dilanjutkan ke kantor sahabat tempat dimana beraktifitas sampai beberapa saat sambil sholat ashar. dan di lanjutkan pemuatan barang barang yg akan di bawa keliling besok hari nya.
Kami mencari hotel biasa saja bintang 2 katanya untuk nginap di malam pertama di Kota Pekan Baru
hanya sebentar kami bicara... slebihnya nafas kami mulai teratur .. hingga pagi
Senin, 23 Februari 2015
Bank pohon , gerakan penghijauan berbasis masyarakat
Program Bank Pohon di Nusa Tenggara Timur. (tamaneden100.wordpress.com)
Pemerintah Pusat mencanangkan Bank Pohon untuk pemenuhan emisi 26 persen sampai tahun 2020. Dan Pemerintah Daerah diberi tugas untuk memotivasi masyarakat menanam pohon.
Kupang (ANTARA News) - Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan program "Bank Pohon" untuk mengkampanyekan perlindungan dan pelestarian lingkungan sebagai gerakan penghijauan berbasis masyarakat.
"Program "Bank Pohon" baru ada di NTT, khusus di BLHD yang dilakukan secara periodik sejak tahun 2009 hingga saat ini. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan dapat tersedianya permintaan bibit atau anakan pohon dari masyarakat secara bertahap," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Alexander Oematan saat ditemui, di Kupang,Jumat.
Ia mengungkapkan kegiatan itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
"Bibit dan anakan pohon tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat tanpa biaya apapun. Karena kalau masyarakat disuruh untuk membeli pasti tidak ada yang mau," tegasnya.
Untuk memperolehnya, kata dia masyarakat atau kelompok masyarakat dapat mengambilnya langsung dilokasi "Bank Pohon" di Kantor BLHD NTT.
Ia mengatakan program bank pohon pada tahun 2009 memperoleh anggaran sebanyak Rp.100 juta lebih dari APBD Propinsi NTT. Dan tahun 2011 memperoleh dana sebanyak Rp.90 juta lebih
"Kendati dana terbatas,namun dapat mendukung tersedianya kebutuhan permintaan anakan dan bibit pohon secara bertahap dalam rangka penghijauan dan penanaman pada lahan kritis di NTT,"kata Aleks.
Dikatakannya,dana itu untuk pengadaan bibit,media (plastik),tanah dan pupuk.
"Pada umur tiga sampai empat bulan anakan atau bibit tersebut sudah bisa disalurkan kepada masyarakat," ujarnya.
Bank pohon BLHD NTT menurut Alex Oematan merupakan wadah perhimpunan masyarakat yang memiliki kepedulian lingkungan.
"Pemerintah berpartisipasi dalam menyediakan dan mengembangkan bibit unggul bagi kebutuhan masyarkat yang berupaya melestarikan lingkungan,"jelasnya.
Selama ini,kata dia banyak masyarakat,organisasi masyarakat dan pihak swasta berpartisipasi untuk mendukung kegiatan tersebut.
"Pemerintah Pusat mencanangkan Bank Pohon untuk pemenuhan emisi 26 persen sampai tahun 2020. Dan Pemerintah Daerah diberi tugas untuk memotivasi masyarakat menanam pohon," kata Alex Oematan.
Ia menyebutkan di Bank Pohon tersedia berbagai jenis tanaman seperti mahoni, cendana, nangka, mangga, angsana dan nimba.
"Juga tanaman mahkota dewa yang paling diminati oleh masyarakat," sebutnya.
Menurut Aleks Oematan dengan adanya Bank Pohon yang permanen dalam waktu panjang dapat membangun kebun rakyat dan hutan buatan di NTT yang berkualitas serta produktivitasnya yang jauh lebih tinggi.Karena terbentuk dari bibit yang teruji dan berkualitas.
"Selain itu pemanasan global dan polusi udara dapat diantisipasi melalui lingkungan yang hijau, asri, dan lestari," ujarnya.
Editor: Ella Syafputri
konservasi dari tahun ke tahun
proses alam verus proses penghancuran itulah gambaran mengapa konservasi selalu gagal dalam pelaksanaannya
Mengapa selalu gagal ? karena dalam konservasi manusia tidak punya kuasa untuk mempercepat pertumbuhan sedangkan penghancuran boleh di kata tergantung dari pikiran manusia .
Untuk bisa memenuhi penutupan lahan gundul di perlukan berpuluh tahun waktu agar tanaman bisa dengan sepenuhnya tumbuh dan berkembang dan hanya di perlukan beberapa jam saja untuk memusnahkan hijauan yg telah berproses puluhan tahun.
Harus ada kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali untuk menjaga kelestarian alam sebagai tempat tinggal bersama yg asri dan nyaman tanpa di penuhi unsur kepentingan politis sesaat apa lagi hanya untuk kepentingan tenar sebagai wujud eksistensi diri .
Langkah nyata tidak lain adalah penanaman secara terus menerus pohon yg punya fungsi bermacam macam guna seperti kebutuhan buahnya, hijauannya dan kelestariannya.
bisakah kita semua mewuhudkan ?
Sabtu, 13 September 2014
Dilematis pendirian pabrik semen dan konservasi alam
pemanfaatan sumber daya alam dan konservasi sangatlah dilematik.
Pemanfaatan sumberdaya alam adalah suatu aktifitas yang kebanyakan tidak bisa di perbarui lagi bahkan jika pelaksanaan hanya berhitung mengenai hasil tanpa memperhitungkan kelestarian akan mengakibatkan kerusakan alam itu sendiri
Para aktivis dan pelaksana explorasi hanya melihat dari sudut pandang mereka sendiri. padahal jika mereka bisa bertemu dalam kerangka pembangunan secara keseluruhan akan memungkinkan untuk bisa memberdayakan lingkungan dan kesejahteraan bagi umat manusia
Sebuah pendirian Pabrik semen akan memberikan dampak ekologi yang luar biasa karena explorasinya akan memanfaatkan sebagian besar material yang terkandung di perut bumi maupun di permukaan.
dan probelm yang timbul adalah masalah kelestarian alam itu sendiri sebagai akibat dari aktivitas explorasi seperti di mungkinkan hilangnya sumber air, vegetasi dan lain lain
Kemudian manfaat apa yg di peroleh dengan pendirian pabrik semen ? yang jelas adalah mulai berputarnya roda ekonomi di kawasan tersebut dan sekitarnya bahkan sampai ke tingkat nasional .
apakah pendirian pabrik semen di suatu wilayah akan mapu sejalan dengan kemauan semua pihak ? ini tergantung dari masing masing pihak.
tetapi semua akan bisa ketemu jalan keluarnya jika ego dari masing masing di minimalisir dan semua untuk kepentingan kesejahteraan seluruh masyarakat.
keberatan dari aktivis atas explorasi memang harus di jelaskan dan pihak investor juga harus bisa menjelsakan aktivitas explorasi tersebut akan berdampak yg baik bagi semuanya
Tidak mudah mempertemukan perbedaan pandangan antara aktivis lingkungan dengan investor. tetapi dengan niat demi kesejahteraan masyarakat secara riil maka semua perbedaan akan bisa di sandingkan. percayalah Insya allah dengan niat yg tulus untuk kebaikan akan ada jalan kelurnya.
FEROMON sebagai aromateraphy dan sekali gus sabagi fungsi pengendalian hama
Namanya Jean-Henri Fabre. Ia tak pernah sekolah tinggi, tak pernah pula mengajar di universitas. Pendidikan tinggi dinikmatinya 3 tahun saja. Di usia 19 tahun, Fabre memulai karir sederhana sebagai guru di Avignon.
Pak guru yang satu ini bukan sembarang pengajar, ia punya minat yang kuat ke alam. Fabre betah duduk berjam-jam mengamati kehidupan-kehidupan kecil yang sibuk sendiri di beranda belakang rumahnya. Bukan cuma duduk diam, Fabre membuat catatan dan eksperimen-eksperimennya sendiri. Autodidak sejati, Fabre juga melatih diri melukis illustrasi buat catatan-catatan pengamatan dan eksmerimen pribadi. Dari hasil pengamatan dan eksperimennya, Fabre kemudian menerbitkan 10 seri ensiklopedia tentang serangga ‘Souvenirs Entomologiques’ yang di kemudian hari diakui sebagai karya klasik dalam dunia akademik Perancis.Tak kurang dari Charles Darwin, Jhon Stuart Mill dan Louis Pasteur, raksasa-raksasa sains dan filosofi jaman itu mengagumi Fabre karena kecermatan dan detil pengamatannya.
Di satu musim semi tahun 1870 an, Fabre menghabiskan paginya mengamati ngengat ‘great peacock’ betina keluar dari kepompongnya. Puas dengan pengamatannya, Fabre meletakkan ngengat yang baru keluar dari kepompong itu di kandang kawat di meja belajar. Jam 9 malam di hari yang sama, rasa puas Fabre berubah jadi takjub ketika ia menemukan lusinan ngengat jantan berkumpul merubung kandang kawat di meja studinya. “Mereka datang dari segala penjuru tanpa aku tahu bagaimana mereka menemukan betina di mejaku…” tulis Fabre.
Penasaran, Fabre menghabiskan tahun-tahun berikutnya mempelajari bagaimana ngengat-ngengat jantan ‘menemukan’ betina-betinanya. Fabre sampai pada kesimpulan kalau ngengat betina menghasilkan ‘zat kimia’ tertentu yang baunya menarik ngengat-ngengat jantan. Dengan kesimpulan Fabre ini, mulailah seluruh lapangan penelitian baru tentang feromon.
Feromon, dari akar bahasa Yunani ‘phero’ yang artinya ‘pembawa’ dan ‘mone’ yang kurang lebih artinya ‘sensasi’. Feromon adalah ‘zat kimia’ yang dimaksud Fabre seratus tahun yang lalu. Beberapa dekade setelah Fabre, feromon pertama ditemukan pada serangga oleh ilmuwan Jerman, Adolph Butenandt. Di kemudian hari, sains menemukan bahwa feromon bukan hanya digunakan oleh serangga, namun juga beberapa mamalia dan tanaman, untuk berkomunikasi.
--------------------------------------------------------------------------------
Ketika pertama kali ditemukan pada serangga, feromon banyak dikaitkan dengan fungsi reproduksi serangga. Dengan kata lain, dunia sains mula-mula ngelihat feromon sebagai padanan ‘parfum’ di dunia manusia.
Bukan sekedar parfum nona serangga
Seiring dengan berkembangnya riset feromon, kita jadi mengerti kalau ternyata serangga menghasilkan bermacam-macam zat kimia yang mempengaruhi perilaku serangga sejenis lainnya. Semut misalnya, menghasilkan feromon untuk menarik perhatian teman-teman satu sarang untuk gotong-royong mengangkut makanan dari sumbernya kembali ke sarang. Itu sebabnya kita sering melihat semut berjalan beriring-iring. Beberapa spesies lalat, ngengat dan kumbang juga menghasilkan feromon tertentu yang dioleskan ke tempat dia meletakkan telur-telurnya. Feromon ini kemudian mencegah individu lalat, ngengat atau kumbang lain untuk menaruh telur di tempat yang sama, mengurangi kompetisi buat serangga-serangga baru yang nantinya menetas dari telur tadi.
Aphids, serangga herbivora yang sering jadi hama pertanian, punya feromon alarm. Aphids punya segudang musuh alami, dari kumbang yang mampu makan seratus aphid sehari sampai tawon yang gemar meletakkan telur di dalam tubuh pahid. Kalau seekor aphid mendeteksi keberadaan kumbang predator di dekatnya, ia langsung menghasilkan feromon alarm. Ketika aphid-aphid lain mencium feromon alarm tadi, mereka pun kontan melarikan diri.
Saat ini, feromon tak lagi dilihat semata-mata sebagai parfum nona serangga. Dalam biologi feromon didefinisikan secara lebih luas sebagai zat kimia apapun yang dihasilkan satu organisme yang dapat memicu respon tertentupada individu lain dari spesies yang sama. Respon yang dipicu dapat berupa perubahan fisiologis ataupun perubahan perilaku. Feromon-feromon di atas (alarm, seks) termasuk dalam jenis feromon yang memicu respon perilaku. Salah satu contoh feromon yang memicu perubahan fisiologis adalah Queen mandibular pheromone (QMP) yang dilepas oleh ratu lebah. QMP adalah feromon yang bertanggung jawab atas tertekannya perkembangan ovarium pada lebah-lebah lain dari koloni bersangkutan sehingga membatasi jumlah ratu dalam satu koloni.
Feromon dan perang melawan hama
Salah satu aplikasi praktis yang telah sukses dipanen dari riset feromon adalah pemakaiannya sebagai salah satu senjata melawan hama dalam pertanian modern. Sebelum perang dunia kedua, insektisida bukanlah senjata utama dalam pertanian dunia. Insektisida inorganik yang tersedia di jaman itu seringkali sama berbahayanya ke petani sebagaimana mereka berbahaya buat serangga hama. Namun di masa perang dunia II, berawal dari riset pengendalian nyamuk vektor malaria dan deman berdarah yang konon kabarnya bisa minta korban lebih banyak daripada bedil musuh, insektisida organik pun ditemukan dengan DDT sebagai salah satu ikonnya. Dengan ditemukannya insektisida organik dengan kadar toksisitas ke mamalia relatif rendah, insektisida pun jadi senjata paling mudah lagi murah buat pertanian dunia. Baru di era 1960an berbagai dampak negatif pemakaian insektisida yang berlebihan (sebagai contoh: polusi air tanah, akumulasi toksin di berbagai binatang predator, serangga hama resisten dan resurgensi hama sekunder) terekspos. Dari kesadaran baru ini lahir paradigma baru yang tidak lagi berporos pada pemakaian insektisida yang asal hantam kromo. Paradigma pengendalian hama terpadu punya konsep bahwa keberadaan serangga di lahan pertanian tidak selalu kemudian mesti berujung pada tindakan manajemen. Jika populasi serangga bersangkutan tidak lebih tinggi dari pada level tertentu yang merugikan petani, tindakan managemen hama tidak perlu dilakukan. Dengan cara berpikir macam ini, volume dan frekuensi pestisida yang dipakai dalam pertanian dapat kemudian diturunkan. Menariknya, paradigma pengendalian hama terpadu secara tidak langsung mengharuskan petani untuk dapat memperkirakan ukuran populasi serangga hama di lahannya. Pertanyaannya, mereka dapat melakukan pengukuran macam ini?Nah, di sinilah feromon kemudian jadi berguna. Sampai sekarang, sudah lebih dari 1600 feromon yang dipakai oleh berbagai serangga, termasuk serangga-serangga hama, telah diidentifikasi. Setelah diidentifikasi, feromon ini dapat kemudian disintesa dalam jumlah besar. Di berbagai bidang pertanian, feromon sintetis ini banyak kemudian dipakai untuk memerangkap serangga. Dalam produksi komoditas hortikultura di rumah kaca, perangkap serangga dapat dipakai dengan filosofi ‘jebak-bunuh’. Namun di perkebunan-perkebunan yang tanahnya luas,filosofi ‘jebak-bunuh’ macam ini tidaklah efektif. Dalam konteks perkebunan dengan lahan luas, perangkap feromon dipakai untuk memonitor populasi serangga di lahan bersangkutan . Ketika perangkap feromon dipakai untuk memonitor populasi serangga, beberapa perangkap dipasang di beberapa titik dalam satu perkebunan dan diperiksa tiap selang waktu tertentu. Jika suatu saat jumlah populasi serangga yang terjebak dalam perangkap-perangkap ini menunjukkan tren lonjakan tinggi, para petani dapat kemudian memutuskan untuk mengaplikasikan insektisida ke tanaman mereka.
Salah satu metode lain yang memanfaatkan feromon sebagai metode pengendalian hama dalam pertanian adalah dengan memasang sumber feromon sex banyak-banyak di satu lahan perkebunan. Memang apa gunanya? Coba kamu bayangkan dirimu sebagai seekor serangga jantan di musim kawin. Dalam mencari pasangan, serangga lebih mengandalkan indra penciuman dari pada penglihatan. Di musim kawin, feromon sex berfungsi sebagai sinyal pemandu buat para pejantan untuk menemukan betinanya. Sekarang coba bayangkan kamu terbang ke satu pertanaman karena tertarik pada aroma feromon sex di sana. Namun begitu sampai di pertanaman itu, ternyata bau feromon sex ini datang dari berbagai jurusan !!! Terbang kemari … tak ada betina tertemu, terbang ke sana sama aja, mondar-mandir, bolak-balik … sampai-sampai si pejantan jatuh kelelahan tanpa pernah tertemu satupun betina!! Metode ini diklaim efektif, misalnya, dalam beberapa percobaan pengendalian serangga pengorok daun Keiferia lycopersicella di pertanaman tomat di Meksiko. Di kebun tomat di mana sumber feromon di pasang banyak-banyak, hanya 4 % dari populasi serangga betinanya berhasil berreproduksi. Sementara di kebun tanpa perlakuan feromon, 50 % betinanya berhasil bereproduksi.
Selain dipakai sebagai metode pengendalian hama dan pemonitor populasi serangga, jebakan feromon juga dipakai dalam sistem deteksi dan pemetaan penyebaran hama tertentu ke wilayah baru. Di Amerika, misalnya, lebih dari 350.000 perangkap feromon disebar di berbagai negara bagian tiap tahunnya untuk mendeteksi penyebaran ngengat gipsi (gypsy moth), hama berbagai spesies pohon. Kalau ngengat gipsi ditemukan di wilayah yang sebelumnya bebas dari hama ini, pengendali hama di wilayah bersangkutan dapat memulai program eradikasi. Dengan cara ini, penyebaran ngengat gipsi bisa perlambat.
Rabu, 25 Desember 2013
pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan
Banyak kasus aktifitas pemanfaatan lingkungan dan pengelolaan lingkungan menjadi ramai dan saling tarik ulur kepentingan
Penyebab utama karena kebanyakan aktifitas hanya memilih pemanfaatan lingkungan bukan pengelolaan lingkungan.
Bumi dan seisinya ini adalah untuk kemakmuran manusia semuanya, oleh sebab itu keberadaan apapun di muka bumi dan isi nya harus bisa di manfaatkan dan sekaligus di kelula keseimbangannya.
Hutan tropis Indonesia adalah anugerah besar bagi bangsa indonesia sendiri dan bangsa lain tetapi para penguasa dan pengusahan jahat telah menghancurkan anugrah besar itu dengan cara membabi buta mengeplorasi hutan tanpa memberikan pengelolaan berkelanjutan sehingga lestari
Setiap kesalahan pemanfaatan Hutan akan mengakibatkan kerusakan hutan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan ekosistemnya.
Penjahat lingkungan tidak pernah berpikir akan hari kedepannya, dan selalu memanfaatkan kelemahan penduduk lokal dengan iming iming palsu kesejahteraan terbatas.
Seolah telah mendapat restu dengan penduduk lokal dan pejabat daerah sehingga dengan sekehendak hatinya membabat hutan dan apapun segala isinya untuk di keruk dan di explorasi tanpa pernah berpikir untuk mengelolanya kembali menjadi lingkungan yang lestari dan asri.
uang telah menyihir semuanya dan tidak ada yang berdaya mampu melawannya.
Keberadaan hutan memang harus di manfaatkan tetapi dengan penebangan yang terukur dan terkelola kelestariannya dengan memperhatikan ekosistem di sekeliling kawasan itu.
Kelestaruian Hutan bukan berarti hutan harus di biarkan, tetapi hutan harus bisa di manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan, dan konservasi hutanya juga mesti terus di lakukan,
Sitem tebang terkelola menjadi acuan kelestarian hutan itu sendiri dengan memperhatikan siklus tanaman , sehingga terbagi dalam kurun waktu tertentu akan kembali sampai pada tebangan pertama
Dengan begitu maka ekosistim akan stabil dan tidak terjadi perubahan yag besar bagi lingkungan tersebut.
siapkah kita menegakkan pengelolaah dan pemanfaat hutan secara baik dan terrencana ?
RENCANA TEKNIS REBOISASI
A. Rencana Teknis Tahunan Reboisasi
Pembuatan tanaman reboisasi GN RHL/Gerhan secara umum mengacu pada Rencana Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang secara teknis menggunakan DAS sebagai unit perencanaan.
Secara hierarkhis pembuatan tanaman reboisasi didasarkan kepada Rencana RHL tingkat National jangka panjang (>15 tahun), yaitu Rencana Umum RHL Jangka Panjang pada DAS Prioritas, Rencana RHL 5 (Lima) Tahun dan Rencana Tahunan RHL.
Penerapan lokasi areal reboisasi mengacu kepada Rencana RHL 5 Tahun yang dijabarkan dalam Rencana Teknik Tahunan (RTL RLKT Sub DAS dan Masterplan RHL Kabupaten/Kota) yang kemudian dituangkan dalam Rencana GN RHL/Gerhan 5 Tahunan.
Selanjutnya disusun RTT Reboisasi dengan dilakukan pengecekan lapangan (Ground survey) dan masukan berbagai pihak terkait sehingga menjadi rencana definitif lokasi/areal pembuatan tanaman.
Dari setiap lokasi yang ditetapkan pada RTT Reboisasi ini disusun Rancangan Teknis )rencana tapak/bestek) Pembuatan Tanaman Reboisasi sebagai acuan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
B. Penyusunan Rancangan
Rancangan pembuatan tanaman reboisasi GN RHL/Gerhan disusun menurut hamparan pada rencana lokasi (tapak/site) yang ditetapkan menurut blok, petak dan anak petak dalam kawasan.
Rancangan Penanaman Reboisasi minimal memuat:
1.Lokasi rencana penanaman reboisasi,
2.Luas areal rencana penanaman (He),
3.Rencana kegiatan dan biaya,
4.Peta lokasi/situasi,
5.Peta rancangan
Secara rinci penyusunan rancangan reboisasi hutan lindung dan hutan produksi diatur dalam pedoman teknis sendiri.
Sabtu, 15 Desember 2012
musim hujan kembali tiba
mausim penghujan kali ini kembali terlambat, di daerah jawa hampir rata rata memasuki penghujan di bulan november sampai desember, besar kemungkinan musim hujan kali ini bisa memasuki di tahun 2013 akan mundur sampai juli bahkan agustus.
Perubahan cuaca yang tidak seperti biasanya juga akan berdampak pada perilaku musim tanam. dan bagi petani musiman yang mengandalkan perkiraan perilaku alam yang biasa juga akan di buat repot.
untuk era sekarang sudah semestinya informasi cuaca bisa di buat dan di umumkan paling tidak untuk 6 bulan kedepan agar para petani bisa tahu dan menyikapi model tanaman apa yang mestinya akan di tanam.
Mengandalkan kebiasaan musim saja rasanya sulit meraba raba dengan feeling, harus di tambah dengan teknologi cuaca yang akurat.
Jika saat ini badai hujan angin dan badai panas bisa di prediksi, sudah semestinya teknologi perkiraan musim itu di gunakan untuk penunjang kebutuhan pertanian agar dalam menanam tanaman semusim tidak terlalu meleset di dalam perkiraan cuaca nya.
Kamis, 12 Januari 2012
Upaya Konservasi lingkungan
Aktifitas konservasi lingkungan akan semakin meningkat seiring dengan kepedulian dan keterlibatan masyarakat, salah satu upaya yang bisa dilaksanakan dengan melibatkan dan peran masyarakat adalah dengan mengumpulkan sampah sesuai jenis nya, antara sampah organik dan anorganik. kemudian seluruh masyarakat yang tinggal di kawasan hutan dan pinggir sungai serta laut, tidak membuang sampah apapun ke kawasan sungai, laut atau hutan, demi untuk menjaga kawasan sumber hayati tersebut tetap bersih dan alamiah.
sebagia konsekwensi dari aktifitas masyarakat tersebut yang sudah sadar dengan cara pembuangan sampah yang teratur dan tepat tempat tersebut harus di imbangi dengan peran serta pemerintah untuk menyediakan pengumpul sampah sesuai dengan jenisnya, dan sampah tersebut tidak dibiarkan membusuk tidak terawat, tetapi sampah tersebut di kelola secara profesional bisnis, berkesinambungan. yang akan menghasilkan pupuk sebagai hasil dari sampah organik, kemudian sampah plastik,kertas, kaca, logam yang siap di recycle untuk tahap berikutnya,
Bila dalam pelaksanaan nya disiplin dan konsisten bukan tidak mungkin pembukaan lahan untuk explorasi tambang bisa terkurangi secara signifikan.
Hasil utama dari upaya konservasi lingkungan adalah tanah subur dengan melimpah pupuk organik, lingkungan bersih dari sampah liar, sumber air terjaga kebersihannya, dan akan menjadikan masyarkat sehat, karena masyarakat sehat berarti masarakat akan cerdas, dan karena cerdas, maka masyarakat akan sejahtera
sebagia konsekwensi dari aktifitas masyarakat tersebut yang sudah sadar dengan cara pembuangan sampah yang teratur dan tepat tempat tersebut harus di imbangi dengan peran serta pemerintah untuk menyediakan pengumpul sampah sesuai dengan jenisnya, dan sampah tersebut tidak dibiarkan membusuk tidak terawat, tetapi sampah tersebut di kelola secara profesional bisnis, berkesinambungan. yang akan menghasilkan pupuk sebagai hasil dari sampah organik, kemudian sampah plastik,kertas, kaca, logam yang siap di recycle untuk tahap berikutnya,
Bila dalam pelaksanaan nya disiplin dan konsisten bukan tidak mungkin pembukaan lahan untuk explorasi tambang bisa terkurangi secara signifikan.
Hasil utama dari upaya konservasi lingkungan adalah tanah subur dengan melimpah pupuk organik, lingkungan bersih dari sampah liar, sumber air terjaga kebersihannya, dan akan menjadikan masyarkat sehat, karena masyarakat sehat berarti masarakat akan cerdas, dan karena cerdas, maka masyarakat akan sejahtera
penghutanan kembali kawasan hutan
sebuah judul yang tidak mungkin terjadi, yaitu penghutanan kembali kawasan yang dulu adalah hutan menjadi hutan kembali,
Bisa menanami kembali dengan bibit tanaman hutan saja sudah sangat luar biasa apa lagi sampai kemnbali menjadikan hutan belantara seperti semula sudah tidak mungkin,faktor utama adalah keserakahan, baik itu dilakukan oleh pemerintah, swasta atau perorangan,
Selama tidak ada kekuatan yang kuat untuk memmimpin pergerakan penghutanan kembali jelas tidak akan mungkin terwujud. Boleh jadi fakultas kehutanan hanya akan menjadi sebuah fakultas yang mempelajari sejarah hutan saja tanpa ada terobosan untuk menjadikan kawasan hutan menjadi hutan belantara kembali.
Hanya dengan menjadikan kawasan hutan kembali dapat menjadikan ekosistem dapat kebali seperti semula meki tidak seperti awal tetapi setidaknya lebih mendakati.
Sebuah tantangan untuk akademisi fakultas kehutanan dan bidang bidang terkait , apakah mampu memberikan motivasi dan menggerakkkan generasi sekarang dan kemudian untuk melestarikan hutan sebagai sumber hayati dan plama nutfah bagi dunia modern kelak.
Untuk pemerintahan unsur LSM serta peran aktif dari masyarakat mampukan menjadikan kawasan kritis menjadi kawasan yang bener bener di sebut hutan kembali, buka sebagai kawasan hutan produksi.
Bisa menanami kembali dengan bibit tanaman hutan saja sudah sangat luar biasa apa lagi sampai kemnbali menjadikan hutan belantara seperti semula sudah tidak mungkin,faktor utama adalah keserakahan, baik itu dilakukan oleh pemerintah, swasta atau perorangan,
Selama tidak ada kekuatan yang kuat untuk memmimpin pergerakan penghutanan kembali jelas tidak akan mungkin terwujud. Boleh jadi fakultas kehutanan hanya akan menjadi sebuah fakultas yang mempelajari sejarah hutan saja tanpa ada terobosan untuk menjadikan kawasan hutan menjadi hutan belantara kembali.
Hanya dengan menjadikan kawasan hutan kembali dapat menjadikan ekosistem dapat kebali seperti semula meki tidak seperti awal tetapi setidaknya lebih mendakati.
Sebuah tantangan untuk akademisi fakultas kehutanan dan bidang bidang terkait , apakah mampu memberikan motivasi dan menggerakkkan generasi sekarang dan kemudian untuk melestarikan hutan sebagai sumber hayati dan plama nutfah bagi dunia modern kelak.
Untuk pemerintahan unsur LSM serta peran aktif dari masyarakat mampukan menjadikan kawasan kritis menjadi kawasan yang bener bener di sebut hutan kembali, buka sebagai kawasan hutan produksi.
Rabu, 11 Januari 2012
ASMA-UL-HUSNA : FADHILAT SERTA KHASIATNYA
ASMA-UL-HUSNA : FADHILAT SERTA KHASIATNYA
Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:
"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)
"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)
"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)
Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:
"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari
Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:
ALLAHU Ertinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.
AR RAHMAANU Ertinya Kasihsayang kepada hambaNya didunia.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.
AR RAHIIMU Ertinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.
AL MALIKU Ertinya Yang Mempunyai Kerajaan
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.
AL QUDDUUSU Ertinya Yang Maha Suci
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.
AS SALAAMU Ertinya Sejahtera daripada kekurangan
KHASIATNYA: Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.
AL MU'MINU Ertinya Yang Mengimamkan hambaNya
KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.
AL MUHAIMINU Ertinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.
AL'AZIIZ Ertinya Yang Menyalahkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.
AL- JABBAARU Ertinya Yang Sangat Gagah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.
AL MUTAKABBIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.
AL KHAALIQU Ertinya Yang Menciptakan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..
AL BAARI-U Ertinya Yang Menerbitkan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.
AL MUSHAWWIRU Ertinya Yang Merupakan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.
AL GHAFFAARU Ertinya Sangat Mengampuni.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.
AL QAHHAARU Ertinya Yang Sangat Keras.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.
AL WAHHAABU Ertinya Yang Sangat Memberi.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.
AR RAZZAQU Ertinya Yang Sangat Memberi Rezeki.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.
AL FATTAHU Ertinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.
AL'ALIIMU Ertinya Mengetahui.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.
AL QAABIDHU Ertinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.
AL BAASITHU Ertinya Maha Melapangkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.
AL KHAAFIDHU Ertinya Yang Menurunkan.
KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.
AR RAAFI'U Ertinya Maha Mengangkat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.
AL MU'IZZU Ertinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.
AL MUDZILLU Ertinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.
AS SAMII'U Ertinya Maha Mendengar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.
AL BASHIIRU Ertinya Maha Melihat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.
AL HAKAMU Ertinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.
AL'ADLU Ertinya Yang Maha Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.
AL LATHIIFU Ertinya Yang Maha Halus.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.
AL KHABIIRU Ertinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.
AL HALIIMU Ertinya Maha Penyayang dan Penyabar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.
AL'AZHIIMU Ertinya Maha Agung.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.
AL GHAFUURU Ertinya Maha Pengampun.
KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.
ASY SYAKUURU Ertinya Yang Sangat Syukur.
KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.
AL'ALIYYU Ertinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.
KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.
AL KABIIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.
AL HAFIIZHU Ertinya Yang Maha Memelihara.
KHASIATNYA: Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.
AL MUQI ITU Ertinya Yang menjadikan makanan.
KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.
AL HASIIBU Ertinya Yang Menghisab atau Menghitung.
KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.
AL JALIILU Ertinya Yang Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.
AL KARIIMU Ertinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.
AR RAQIIBU Ertinya Yang Maha Mengamati/Mengintai
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.
AL MAJIIBU Ertinya Yang Memperkenankan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.
AL WAASI'U Ertinya Maha Luas KepunyaanNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.
AL HAKIIMU Ertinya Yang Maha Bijaksana
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.
AL WADUUDU Ertinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.
AL MAJIIDU Ertinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.
AL BAA'ITSU Ertinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.
ASY SYAHIIDU Ertinya Maha Menyaksikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.
AL HAQQU Ertinya Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.
AL WAKIILU Ertinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.
AL QAWIYYU Ertinya Yang Maha Kuat.
KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.
AL MATIINU Ertinya Maha Sempurna KekuatanNya.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.
AL HAMIIDU Ertinya Yang Terpuji.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.
AL MUHSHII Ertinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.
AL MUBDI-U Ertinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.
AL MU'IIDU Ertinya Yang Mengembalikan.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.
AL MUHYI Ertinya Yang Menghidupkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.
AL MUMIITU Ertinya Yang Mematikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.
AL HAYYU Ertinya Yang Hidup.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.
AL QAYYUUM Ertinya Yang Berdiri Sendiri.
KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.
AL WAAJIDU Ertinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.
AL MAAJIDU Ertinya Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.
AL WAAHIDU Ertinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.
ASH SHAMADU Ertinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.
AL QAADIRU Ertinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.
AL MUQTADIRU Ertinya Yang Sangat Kuasa.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.
AL MUQADDIMU Ertinya Zat yang mendahulukan.
KHASIATNYA: Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.
AL MUAKHHIRU Ertinya Zat yang mengakhirkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.
AL AWWALU Ertinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.
AL AKHIIRU Ertinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.
AZH ZHAHIIRU Ertinya Maha Nyata.
KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.
AL BAATHINU Ertinya Zat yang Maha Ghaib.
KHASIATNYA: Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.
AL WAALIYY Ertinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.
KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.
AL MUTA'AALII Ertinya Yang Maha Tinggi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.
ALBARRU Ertinya Yang Maha Berbuat Baik.
KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.
AT TAWWAABU Ertinya Maha Menerima Taubat.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.
AL MUNTAQIMU Ertinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.
KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.
AL 'AFUWWU Ertinya Yang memberi maaf.
KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.
AL MAALIKUL MULKI Ertinya Zat yang mempunyai kekuasaan.
KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.
DZUL JALAALI wal IKRAAMI Ertinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.
AL MUQSITHU Ertinya Yang sangat Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.
AL JAAMI'U Ertinya Yang Mengumpulkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.
AL GHANIYYU Ertinya Yang Maha Kaya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.
AL MUGHNII Ertinya Zat yang memberi kekayaan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.
AL MAANI ' U Ertinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.
KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.
ADH DHAARU Ertinya Yang menyampaikan mudharat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.
AN NAAFI ' U Ertinya Yang memberi manfaat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyaklit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.
AN NUURU Ertinya Yang menerangi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.
AL BADII ' U Ertinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.
KHASIATNYA: Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.
AL BAAQII Ertinya Maha Kekal.
KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.
AL WAARITSU Ertinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.
KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.
AR RASYIIDU Ertinya Yang Memberi Petunjuk.
KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.
AS SABUURU Ertinya Sangat Sabar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik.
Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:
"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)
"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)
"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)
Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:
"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari
Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:
ALLAHU Ertinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.
AR RAHMAANU Ertinya Kasihsayang kepada hambaNya didunia.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.
AR RAHIIMU Ertinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.
AL MALIKU Ertinya Yang Mempunyai Kerajaan
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.
AL QUDDUUSU Ertinya Yang Maha Suci
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.
AS SALAAMU Ertinya Sejahtera daripada kekurangan
KHASIATNYA: Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.
AL MU'MINU Ertinya Yang Mengimamkan hambaNya
KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.
AL MUHAIMINU Ertinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.
AL'AZIIZ Ertinya Yang Menyalahkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.
AL- JABBAARU Ertinya Yang Sangat Gagah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.
AL MUTAKABBIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.
AL KHAALIQU Ertinya Yang Menciptakan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..
AL BAARI-U Ertinya Yang Menerbitkan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.
AL MUSHAWWIRU Ertinya Yang Merupakan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.
AL GHAFFAARU Ertinya Sangat Mengampuni.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.
AL QAHHAARU Ertinya Yang Sangat Keras.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.
AL WAHHAABU Ertinya Yang Sangat Memberi.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.
AR RAZZAQU Ertinya Yang Sangat Memberi Rezeki.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.
AL FATTAHU Ertinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.
AL'ALIIMU Ertinya Mengetahui.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.
AL QAABIDHU Ertinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.
AL BAASITHU Ertinya Maha Melapangkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.
AL KHAAFIDHU Ertinya Yang Menurunkan.
KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.
AR RAAFI'U Ertinya Maha Mengangkat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.
AL MU'IZZU Ertinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.
AL MUDZILLU Ertinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.
AS SAMII'U Ertinya Maha Mendengar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.
AL BASHIIRU Ertinya Maha Melihat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.
AL HAKAMU Ertinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.
AL'ADLU Ertinya Yang Maha Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.
AL LATHIIFU Ertinya Yang Maha Halus.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.
AL KHABIIRU Ertinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.
AL HALIIMU Ertinya Maha Penyayang dan Penyabar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.
AL'AZHIIMU Ertinya Maha Agung.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.
AL GHAFUURU Ertinya Maha Pengampun.
KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.
ASY SYAKUURU Ertinya Yang Sangat Syukur.
KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.
AL'ALIYYU Ertinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.
KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.
AL KABIIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.
AL HAFIIZHU Ertinya Yang Maha Memelihara.
KHASIATNYA: Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.
AL MUQI ITU Ertinya Yang menjadikan makanan.
KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.
AL HASIIBU Ertinya Yang Menghisab atau Menghitung.
KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.
AL JALIILU Ertinya Yang Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.
AL KARIIMU Ertinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.
AR RAQIIBU Ertinya Yang Maha Mengamati/Mengintai
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.
AL MAJIIBU Ertinya Yang Memperkenankan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.
AL WAASI'U Ertinya Maha Luas KepunyaanNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.
AL HAKIIMU Ertinya Yang Maha Bijaksana
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.
AL WADUUDU Ertinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.
AL MAJIIDU Ertinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.
AL BAA'ITSU Ertinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.
ASY SYAHIIDU Ertinya Maha Menyaksikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.
AL HAQQU Ertinya Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.
AL WAKIILU Ertinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.
AL QAWIYYU Ertinya Yang Maha Kuat.
KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.
AL MATIINU Ertinya Maha Sempurna KekuatanNya.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.
AL HAMIIDU Ertinya Yang Terpuji.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.
AL MUHSHII Ertinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.
AL MUBDI-U Ertinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.
AL MU'IIDU Ertinya Yang Mengembalikan.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.
AL MUHYI Ertinya Yang Menghidupkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.
AL MUMIITU Ertinya Yang Mematikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.
AL HAYYU Ertinya Yang Hidup.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.
AL QAYYUUM Ertinya Yang Berdiri Sendiri.
KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.
AL WAAJIDU Ertinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.
AL MAAJIDU Ertinya Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.
AL WAAHIDU Ertinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.
ASH SHAMADU Ertinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.
AL QAADIRU Ertinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.
AL MUQTADIRU Ertinya Yang Sangat Kuasa.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.
AL MUQADDIMU Ertinya Zat yang mendahulukan.
KHASIATNYA: Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.
AL MUAKHHIRU Ertinya Zat yang mengakhirkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.
AL AWWALU Ertinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.
AL AKHIIRU Ertinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.
AZH ZHAHIIRU Ertinya Maha Nyata.
KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.
AL BAATHINU Ertinya Zat yang Maha Ghaib.
KHASIATNYA: Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.
AL WAALIYY Ertinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.
KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.
AL MUTA'AALII Ertinya Yang Maha Tinggi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.
ALBARRU Ertinya Yang Maha Berbuat Baik.
KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.
AT TAWWAABU Ertinya Maha Menerima Taubat.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.
AL MUNTAQIMU Ertinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.
KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.
AL 'AFUWWU Ertinya Yang memberi maaf.
KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.
AL MAALIKUL MULKI Ertinya Zat yang mempunyai kekuasaan.
KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.
DZUL JALAALI wal IKRAAMI Ertinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.
AL MUQSITHU Ertinya Yang sangat Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.
AL JAAMI'U Ertinya Yang Mengumpulkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.
AL GHANIYYU Ertinya Yang Maha Kaya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.
AL MUGHNII Ertinya Zat yang memberi kekayaan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.
AL MAANI ' U Ertinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.
KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.
ADH DHAARU Ertinya Yang menyampaikan mudharat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.
AN NAAFI ' U Ertinya Yang memberi manfaat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyaklit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.
AN NUURU Ertinya Yang menerangi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.
AL BADII ' U Ertinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.
KHASIATNYA: Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.
AL BAAQII Ertinya Maha Kekal.
KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.
AL WAARITSU Ertinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.
KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.
AR RASYIIDU Ertinya Yang Memberi Petunjuk.
KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.
AS SABUURU Ertinya Sangat Sabar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik.
ASMA-UL-HUSNA : FADHILAT SERTA KHASIATNYA
ASMA-UL-HUSNA : FADHILAT SERTA KHASIATNYA
Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:
"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)
"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)
"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)
Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:
"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari
Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:
ALLAHU Ertinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.
AR RAHMAANU Ertinya Kasihsayang kepada hambaNya didunia.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.
AR RAHIIMU Ertinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.
AL MALIKU Ertinya Yang Mempunyai Kerajaan
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.
AL QUDDUUSU Ertinya Yang Maha Suci
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.
AS SALAAMU Ertinya Sejahtera daripada kekurangan
KHASIATNYA: Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.
AL MU'MINU Ertinya Yang Mengimamkan hambaNya
KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.
AL MUHAIMINU Ertinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.
AL'AZIIZ Ertinya Yang Menyalahkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.
AL- JABBAARU Ertinya Yang Sangat Gagah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.
AL MUTAKABBIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.
AL KHAALIQU Ertinya Yang Menciptakan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..
AL BAARI-U Ertinya Yang Menerbitkan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.
AL MUSHAWWIRU Ertinya Yang Merupakan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.
AL GHAFFAARU Ertinya Sangat Mengampuni.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.
AL QAHHAARU Ertinya Yang Sangat Keras.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.
AL WAHHAABU Ertinya Yang Sangat Memberi.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.
AR RAZZAQU Ertinya Yang Sangat Memberi Rezeki.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.
AL FATTAHU Ertinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.
AL'ALIIMU Ertinya Mengetahui.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.
AL QAABIDHU Ertinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.
AL BAASITHU Ertinya Maha Melapangkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.
AL KHAAFIDHU Ertinya Yang Menurunkan.
KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.
AR RAAFI'U Ertinya Maha Mengangkat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.
AL MU'IZZU Ertinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.
AL MUDZILLU Ertinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.
AS SAMII'U Ertinya Maha Mendengar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.
AL BASHIIRU Ertinya Maha Melihat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.
AL HAKAMU Ertinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.
AL'ADLU Ertinya Yang Maha Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.
AL LATHIIFU Ertinya Yang Maha Halus.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.
AL KHABIIRU Ertinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.
AL HALIIMU Ertinya Maha Penyayang dan Penyabar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.
AL'AZHIIMU Ertinya Maha Agung.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.
AL GHAFUURU Ertinya Maha Pengampun.
KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.
ASY SYAKUURU Ertinya Yang Sangat Syukur.
KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.
AL'ALIYYU Ertinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.
KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.
AL KABIIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.
AL HAFIIZHU Ertinya Yang Maha Memelihara.
KHASIATNYA: Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.
AL MUQI ITU Ertinya Yang menjadikan makanan.
KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.
AL HASIIBU Ertinya Yang Menghisab atau Menghitung.
KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.
AL JALIILU Ertinya Yang Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.
AL KARIIMU Ertinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.
AR RAQIIBU Ertinya Yang Maha Mengamati/Mengintai
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.
AL MAJIIBU Ertinya Yang Memperkenankan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.
AL WAASI'U Ertinya Maha Luas KepunyaanNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.
AL HAKIIMU Ertinya Yang Maha Bijaksana
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.
AL WADUUDU Ertinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.
AL MAJIIDU Ertinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.
AL BAA'ITSU Ertinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.
ASY SYAHIIDU Ertinya Maha Menyaksikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.
AL HAQQU Ertinya Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.
AL WAKIILU Ertinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.
AL QAWIYYU Ertinya Yang Maha Kuat.
KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.
AL MATIINU Ertinya Maha Sempurna KekuatanNya.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.
AL HAMIIDU Ertinya Yang Terpuji.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.
AL MUHSHII Ertinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.
AL MUBDI-U Ertinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.
AL MU'IIDU Ertinya Yang Mengembalikan.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.
AL MUHYI Ertinya Yang Menghidupkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.
AL MUMIITU Ertinya Yang Mematikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.
AL HAYYU Ertinya Yang Hidup.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.
AL QAYYUUM Ertinya Yang Berdiri Sendiri.
KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.
AL WAAJIDU Ertinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.
AL MAAJIDU Ertinya Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.
AL WAAHIDU Ertinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.
ASH SHAMADU Ertinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.
AL QAADIRU Ertinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.
AL MUQTADIRU Ertinya Yang Sangat Kuasa.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.
AL MUQADDIMU Ertinya Zat yang mendahulukan.
KHASIATNYA: Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.
AL MUAKHHIRU Ertinya Zat yang mengakhirkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.
AL AWWALU Ertinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.
AL AKHIIRU Ertinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.
AZH ZHAHIIRU Ertinya Maha Nyata.
KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.
AL BAATHINU Ertinya Zat yang Maha Ghaib.
KHASIATNYA: Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.
AL WAALIYY Ertinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.
KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.
AL MUTA'AALII Ertinya Yang Maha Tinggi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.
ALBARRU Ertinya Yang Maha Berbuat Baik.
KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.
AT TAWWAABU Ertinya Maha Menerima Taubat.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.
AL MUNTAQIMU Ertinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.
KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.
AL 'AFUWWU Ertinya Yang memberi maaf.
KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.
AL MAALIKUL MULKI Ertinya Zat yang mempunyai kekuasaan.
KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.
DZUL JALAALI wal IKRAAMI Ertinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.
AL MUQSITHU Ertinya Yang sangat Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.
AL JAAMI'U Ertinya Yang Mengumpulkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.
AL GHANIYYU Ertinya Yang Maha Kaya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.
AL MUGHNII Ertinya Zat yang memberi kekayaan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.
AL MAANI ' U Ertinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.
KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.
ADH DHAARU Ertinya Yang menyampaikan mudharat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.
AN NAAFI ' U Ertinya Yang memberi manfaat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyaklit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.
AN NUURU Ertinya Yang menerangi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.
AL BADII ' U Ertinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.
KHASIATNYA: Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.
AL BAAQII Ertinya Maha Kekal.
KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.
AL WAARITSU Ertinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.
KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.
AR RASYIIDU Ertinya Yang Memberi Petunjuk.
KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.
AS SABUURU Ertinya Sangat Sabar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik.
Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:
"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)
"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)
"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)
Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:
"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari
Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:
ALLAHU Ertinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.
AR RAHMAANU Ertinya Kasihsayang kepada hambaNya didunia.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.
AR RAHIIMU Ertinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.
AL MALIKU Ertinya Yang Mempunyai Kerajaan
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.
AL QUDDUUSU Ertinya Yang Maha Suci
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.
AS SALAAMU Ertinya Sejahtera daripada kekurangan
KHASIATNYA: Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.
AL MU'MINU Ertinya Yang Mengimamkan hambaNya
KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.
AL MUHAIMINU Ertinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.
AL'AZIIZ Ertinya Yang Menyalahkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.
AL- JABBAARU Ertinya Yang Sangat Gagah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.
AL MUTAKABBIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.
AL KHAALIQU Ertinya Yang Menciptakan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..
AL BAARI-U Ertinya Yang Menerbitkan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.
AL MUSHAWWIRU Ertinya Yang Merupakan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.
AL GHAFFAARU Ertinya Sangat Mengampuni.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.
AL QAHHAARU Ertinya Yang Sangat Keras.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.
AL WAHHAABU Ertinya Yang Sangat Memberi.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.
AR RAZZAQU Ertinya Yang Sangat Memberi Rezeki.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.
AL FATTAHU Ertinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.
AL'ALIIMU Ertinya Mengetahui.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.
AL QAABIDHU Ertinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.
AL BAASITHU Ertinya Maha Melapangkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.
AL KHAAFIDHU Ertinya Yang Menurunkan.
KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.
AR RAAFI'U Ertinya Maha Mengangkat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.
AL MU'IZZU Ertinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.
AL MUDZILLU Ertinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.
AS SAMII'U Ertinya Maha Mendengar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.
AL BASHIIRU Ertinya Maha Melihat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.
AL HAKAMU Ertinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.
AL'ADLU Ertinya Yang Maha Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.
AL LATHIIFU Ertinya Yang Maha Halus.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.
AL KHABIIRU Ertinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.
AL HALIIMU Ertinya Maha Penyayang dan Penyabar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.
AL'AZHIIMU Ertinya Maha Agung.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.
AL GHAFUURU Ertinya Maha Pengampun.
KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.
ASY SYAKUURU Ertinya Yang Sangat Syukur.
KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.
AL'ALIYYU Ertinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.
KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.
AL KABIIRU Ertinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.
AL HAFIIZHU Ertinya Yang Maha Memelihara.
KHASIATNYA: Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.
AL MUQI ITU Ertinya Yang menjadikan makanan.
KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.
AL HASIIBU Ertinya Yang Menghisab atau Menghitung.
KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.
AL JALIILU Ertinya Yang Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.
AL KARIIMU Ertinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.
AR RAQIIBU Ertinya Yang Maha Mengamati/Mengintai
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.
AL MAJIIBU Ertinya Yang Memperkenankan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.
AL WAASI'U Ertinya Maha Luas KepunyaanNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.
AL HAKIIMU Ertinya Yang Maha Bijaksana
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.
AL WADUUDU Ertinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.
AL MAJIIDU Ertinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.
AL BAA'ITSU Ertinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.
ASY SYAHIIDU Ertinya Maha Menyaksikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.
AL HAQQU Ertinya Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.
AL WAKIILU Ertinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.
AL QAWIYYU Ertinya Yang Maha Kuat.
KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.
AL MATIINU Ertinya Maha Sempurna KekuatanNya.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.
AL HAMIIDU Ertinya Yang Terpuji.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.
AL MUHSHII Ertinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.
AL MUBDI-U Ertinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.
AL MU'IIDU Ertinya Yang Mengembalikan.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.
AL MUHYI Ertinya Yang Menghidupkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.
AL MUMIITU Ertinya Yang Mematikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.
AL HAYYU Ertinya Yang Hidup.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.
AL QAYYUUM Ertinya Yang Berdiri Sendiri.
KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.
AL WAAJIDU Ertinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.
AL MAAJIDU Ertinya Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.
AL WAAHIDU Ertinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.
ASH SHAMADU Ertinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.
AL QAADIRU Ertinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.
AL MUQTADIRU Ertinya Yang Sangat Kuasa.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.
AL MUQADDIMU Ertinya Zat yang mendahulukan.
KHASIATNYA: Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.
AL MUAKHHIRU Ertinya Zat yang mengakhirkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.
AL AWWALU Ertinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.
AL AKHIIRU Ertinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.
AZH ZHAHIIRU Ertinya Maha Nyata.
KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.
AL BAATHINU Ertinya Zat yang Maha Ghaib.
KHASIATNYA: Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.
AL WAALIYY Ertinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.
KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.
AL MUTA'AALII Ertinya Yang Maha Tinggi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.
ALBARRU Ertinya Yang Maha Berbuat Baik.
KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.
AT TAWWAABU Ertinya Maha Menerima Taubat.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.
AL MUNTAQIMU Ertinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.
KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.
AL 'AFUWWU Ertinya Yang memberi maaf.
KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.
AL MAALIKUL MULKI Ertinya Zat yang mempunyai kekuasaan.
KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.
DZUL JALAALI wal IKRAAMI Ertinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.
AL MUQSITHU Ertinya Yang sangat Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.
AL JAAMI'U Ertinya Yang Mengumpulkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.
AL GHANIYYU Ertinya Yang Maha Kaya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.
AL MUGHNII Ertinya Zat yang memberi kekayaan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.
AL MAANI ' U Ertinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.
KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.
ADH DHAARU Ertinya Yang menyampaikan mudharat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.
AN NAAFI ' U Ertinya Yang memberi manfaat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyaklit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.
AN NUURU Ertinya Yang menerangi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.
AL BADII ' U Ertinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.
KHASIATNYA: Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.
AL BAAQII Ertinya Maha Kekal.
KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.
AL WAARITSU Ertinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.
KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.
AR RASYIIDU Ertinya Yang Memberi Petunjuk.
KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.
AS SABUURU Ertinya Sangat Sabar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik.
Jumat, 06 Januari 2012
Mengapa penghijauan selalu Telat ?
Laju penghijauan dengan pembalakan secara alamiah sudah kalah dalam kecepatannya, ditambah lagi dengan kebijakan dan kerja penghijauan dan pembalakan malah jauh lebih ketinggalan.
penghijauan yang jelas memerlukan biaya, dan yang terjun ke dunia penghijauan adalah orang orang sukarelawan dengan dana terbatas, bahkan dengan dana yang minta sana minta sini, dan mererka melakukan kebanyakan adalah ketika masih belum ada pekerjaan tetap dan LSM LSM yang miskin yang di bangun atas panggilan kemanusiaan dari nurani.
Pertumbuhan tanaman sendiri tidak bisa dilakukan atas dasar pesanan, tetapi melalui mekanisme alam yang cenderung sangat lambat sesua dengan kondisi indek pertumbuhan, dan sepenuhnya tergantung alam.
Untuk pembalakan dilakukan dengan pengerahan biaya yang tidak sedikit karena pasti akan memperoleh hasil yang berlipat ganda, dan dilakukan atas dasar keserakahan akan hasil nya dan berdasarkan pesanan kayu kayu untuk konsumsi dunia. dilakukan secara profesional, dan terus menerus, tanpa memikirkan usaha reboisasi kembali.
Mereka mengexplore hutan tanpa mengenal lelah yang penting untuk hasil maksimal. mereka tidak memikirkan putaran penebangan berdasar indek pertumbuhan, tetapi asal tebang saja.
Karena nya itu penghijauan akan selalu terlambat tertatih tatih mengejar pertumbuhan hutan disebabkan tidak berimbangnya antara penebangan dengan penghijauan.
penghijauan yang jelas memerlukan biaya, dan yang terjun ke dunia penghijauan adalah orang orang sukarelawan dengan dana terbatas, bahkan dengan dana yang minta sana minta sini, dan mererka melakukan kebanyakan adalah ketika masih belum ada pekerjaan tetap dan LSM LSM yang miskin yang di bangun atas panggilan kemanusiaan dari nurani.
Pertumbuhan tanaman sendiri tidak bisa dilakukan atas dasar pesanan, tetapi melalui mekanisme alam yang cenderung sangat lambat sesua dengan kondisi indek pertumbuhan, dan sepenuhnya tergantung alam.
Untuk pembalakan dilakukan dengan pengerahan biaya yang tidak sedikit karena pasti akan memperoleh hasil yang berlipat ganda, dan dilakukan atas dasar keserakahan akan hasil nya dan berdasarkan pesanan kayu kayu untuk konsumsi dunia. dilakukan secara profesional, dan terus menerus, tanpa memikirkan usaha reboisasi kembali.
Mereka mengexplore hutan tanpa mengenal lelah yang penting untuk hasil maksimal. mereka tidak memikirkan putaran penebangan berdasar indek pertumbuhan, tetapi asal tebang saja.
Karena nya itu penghijauan akan selalu terlambat tertatih tatih mengejar pertumbuhan hutan disebabkan tidak berimbangnya antara penebangan dengan penghijauan.
Indahnya Lingkungan Dengan Penghijauan
Indahnya Lingkungan Dengan Penghijauan
Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, telah mengakibatkan kemerosotan kualitas lingkungan yang begitu parah. Hal ini hendaklah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam menata kembali wilayah Indonesia dari segala bentuk berbagai kerusakan lingkungan. Adanya berbagai perubahan kondisi dan kualitas lingkungan tentunya akan bisa berpengaruh buruk terhadap manusia. Beragam bentuk kerusakan lingkungan, seperti pencemaran udara, pencemaran air, banjir, longsor, kebakaran hutan, krisis air bersih. Hal ini lama kelamaan akan dapat berdampak global pada lingkungan, khususnya bagi kesehatan masyarakat sendiri.
Manusia memang terkadang tenggelam dalam rangkaian kegiatan yang terlalu berlebihan dan tidak memperhatikan kepentingan lainnya. Dalam konteks ini, tidaklah berlebihan jika gerakan ramah lingkungan pun bisa kembali digalakkan melalui Pemerintah Daerah (Pemda) kepada masyarakat secara menyeluruh. Sebab, dalam rangka menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup, sangatlah perlu adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat sendiri. Berbagai bencana alam yang sering melanda sebagian wilayah di negara kita pada dasarnya merupakan akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan.
Masalah lingkungan, seperti bencana banjir, bencana kekeringan, tanah longsor, kebakaran hutan, masalah sampah, dan meningkatnya kadar polusi udara merupakan masalah lingkungan yang bukan tergolong sepele.hal tersebut tidak terselesaikannya atau berlarut-larutnya masalah lingkungan akan menghancurkan potensi pemenuhan generasi mendatang. Pembangunan di berbagai daerah di Indonesia hendaklah bisa memperhatikan ekosistem di sekitarnya. Janganlah, eksistensi lingkungan dikesampingkan oleh dalih penataan kota tanpa menghiraukan kelestarian dan kenyamanan lingkungannya.
Upaya dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, tidaklah hanya mengandalkan pemerintah saja, namun lebih jauh masyarakat pun mempunyai peranan penting dalam upaya mewujudkan hal itu. Di antaranya yaitu dengan pola pendidikan melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup. Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan yang luas merupakan “pilar” dalam menjaga kondisi lingkungan benar-benar jauh dari berbagai sumber pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Sebab, pada dasarnya masalah lingkungan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri. Masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan etika atau moral lingkungan yang tinggi benar-benar dibutuhkan dalam setiap pembangunan di Indonesia. Tak terkecuali adanya penegakan hukum lingkungan secara tegas dan terarah. Lebih jauh, dengan mengacu pada hal tersebut setidaknya wawasan lingkungan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup. Masalah lingkungan, seperti halnya banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, memang merupakan permasalahan global. Bukan saja menimpa Indonesia, namun di negara-negara lain pun juga ikut merasakan. Walaupun sering dilanda banjir di musim penghujan, Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan air bersih, terutama untuk keperluan pertanian. Hal ini merupakan bukti konkret akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita dalam berwawasan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, ini akan berpengaruh pula terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Penghijauan lingkungan di wilayah Indonesia haruslah kembali diupayakan dan digalakkan kembali. Manusia sebagai khalifah fil-ardhi bertanggung jawab memakmurkan bumi atau menjadi pelaksana penghijauan lingkungan. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Alquran, berbunyi; “Dan-Dialah yang menjadikan kamu di bumi, dan Dia menjadikan kamu penduduknya kepadanya (untuk memakmurkannya”). (QS. Hud : 61).
Adapun penggunaan dan perbaikan kulit bumi lewat penghijauan adalah termasuk kegiatan beribadah kepada Allah SWT. Hal ini pun sesuai dengan hadis Rasulullah SAW, yang berbunyi; “Tidaklah seorang pun menanam pohon tanaman, kecuali Allah tulis baginya pahala (ganjaran) sesuai dengan buah (manfaat) yang dihasilkan oleh tanaman itu”. (HR. Ahmad).
Dengan adanya penerapan penghijauan lingkungan di Indonesia diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup di wilayah Indonesia. Disamping adanya kesadaran masyarakat yang tinggi dalam memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dalam rangka mengantisipasi dari segala bentuk pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Pembangunan Indonesia yang berwawasan lingkungan merupakan dasar dalam menciptakan suasana keindahan dan kenyamanan lingkungan, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang optimal.
Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, telah mengakibatkan kemerosotan kualitas lingkungan yang begitu parah. Hal ini hendaklah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam menata kembali wilayah Indonesia dari segala bentuk berbagai kerusakan lingkungan. Adanya berbagai perubahan kondisi dan kualitas lingkungan tentunya akan bisa berpengaruh buruk terhadap manusia. Beragam bentuk kerusakan lingkungan, seperti pencemaran udara, pencemaran air, banjir, longsor, kebakaran hutan, krisis air bersih. Hal ini lama kelamaan akan dapat berdampak global pada lingkungan, khususnya bagi kesehatan masyarakat sendiri.
Manusia memang terkadang tenggelam dalam rangkaian kegiatan yang terlalu berlebihan dan tidak memperhatikan kepentingan lainnya. Dalam konteks ini, tidaklah berlebihan jika gerakan ramah lingkungan pun bisa kembali digalakkan melalui Pemerintah Daerah (Pemda) kepada masyarakat secara menyeluruh. Sebab, dalam rangka menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup, sangatlah perlu adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat sendiri. Berbagai bencana alam yang sering melanda sebagian wilayah di negara kita pada dasarnya merupakan akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan.
Masalah lingkungan, seperti bencana banjir, bencana kekeringan, tanah longsor, kebakaran hutan, masalah sampah, dan meningkatnya kadar polusi udara merupakan masalah lingkungan yang bukan tergolong sepele.hal tersebut tidak terselesaikannya atau berlarut-larutnya masalah lingkungan akan menghancurkan potensi pemenuhan generasi mendatang. Pembangunan di berbagai daerah di Indonesia hendaklah bisa memperhatikan ekosistem di sekitarnya. Janganlah, eksistensi lingkungan dikesampingkan oleh dalih penataan kota tanpa menghiraukan kelestarian dan kenyamanan lingkungannya.
Upaya dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, tidaklah hanya mengandalkan pemerintah saja, namun lebih jauh masyarakat pun mempunyai peranan penting dalam upaya mewujudkan hal itu. Di antaranya yaitu dengan pola pendidikan melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup. Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan yang luas merupakan “pilar” dalam menjaga kondisi lingkungan benar-benar jauh dari berbagai sumber pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Sebab, pada dasarnya masalah lingkungan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri. Masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan etika atau moral lingkungan yang tinggi benar-benar dibutuhkan dalam setiap pembangunan di Indonesia. Tak terkecuali adanya penegakan hukum lingkungan secara tegas dan terarah. Lebih jauh, dengan mengacu pada hal tersebut setidaknya wawasan lingkungan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup. Masalah lingkungan, seperti halnya banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, memang merupakan permasalahan global. Bukan saja menimpa Indonesia, namun di negara-negara lain pun juga ikut merasakan. Walaupun sering dilanda banjir di musim penghujan, Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan air bersih, terutama untuk keperluan pertanian. Hal ini merupakan bukti konkret akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita dalam berwawasan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, ini akan berpengaruh pula terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Penghijauan lingkungan di wilayah Indonesia haruslah kembali diupayakan dan digalakkan kembali. Manusia sebagai khalifah fil-ardhi bertanggung jawab memakmurkan bumi atau menjadi pelaksana penghijauan lingkungan. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Alquran, berbunyi; “Dan-Dialah yang menjadikan kamu di bumi, dan Dia menjadikan kamu penduduknya kepadanya (untuk memakmurkannya”). (QS. Hud : 61).
Adapun penggunaan dan perbaikan kulit bumi lewat penghijauan adalah termasuk kegiatan beribadah kepada Allah SWT. Hal ini pun sesuai dengan hadis Rasulullah SAW, yang berbunyi; “Tidaklah seorang pun menanam pohon tanaman, kecuali Allah tulis baginya pahala (ganjaran) sesuai dengan buah (manfaat) yang dihasilkan oleh tanaman itu”. (HR. Ahmad).
Dengan adanya penerapan penghijauan lingkungan di Indonesia diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup di wilayah Indonesia. Disamping adanya kesadaran masyarakat yang tinggi dalam memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dalam rangka mengantisipasi dari segala bentuk pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Pembangunan Indonesia yang berwawasan lingkungan merupakan dasar dalam menciptakan suasana keindahan dan kenyamanan lingkungan, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang optimal.
Rabu, 28 Desember 2011
Pelopor Hutan Konservasi Bukit Tunggal
Hutan yang terus berkurang di Kalimantan Barat, akibat pembalakan liar dan pembukaan perkebunan kelapa sawit besar-besaran, membuat Pater Samuel Oton Sidin, OFM Cap khawatir. ”Kalau hutan habis, air juga akan habis, terutama ketika kemarau. Bagaimana kita bisa hidup tanpa air?” Itulah pertanyaan yang mengganggu pikirannya.
Kalau hutan habis, air juga akan habis, terutama ketika kemarau. Bagaimana kita bisa hidup tanpa air?
Tahun 1998 pembalakan liar hutan dan ekspansi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) marak. Samuel bukan tak setuju dengan perkebunan kelapa sawit, tetapi ia menyayangkan cara ekspansi dan dampaknya terhadap lingkungan.
Maka, Samuel, provinsial ordo OFM Kapusin, ordo pastur dan biarawan Katolik, di Pontianak, Kalbar, pun intens membangun komunikasi dengan penduduk di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Ketika itu, Sungai Ambawang menjadi wilayah administratif Kabupaten Pontianak, sebelum menjadi wilayah Kabupaten Kubu Raya yang mekar dari Pontianak tahun 2007. Samuel hendak membeli ladang penduduk yang tak produktif.
”Tidak semua penduduk menanggapi maksud saya. Ada yang curiga tanah itu akan saya bisniskan untuk kebun kelapa sawit. Namun, saya tegaskan, lahan itu akan dijadikan hutan,” ceritanya.
Setelah membeli tanah beberapa puluh hektar, tahun 2003 Samuel dan beberapa rekan dari komunitas Kapusin menanami kawasan di Dusun Gunung Benua, Desa Teluk Bakung yang disebut Bukit Tunggal. Ia turun tangan mulai dari pembenihan, mencangkul lubang, hingga merawat tanaman.
Kegiatan itu dilakukannya di sela-sela menjalankan tugas sebagai pimpinan Kapusin Pontianak. Hingga tahun 2011, sekitar 100 hektar lahan di Bukit Tunggal telah dihutankan. Untuk kegiatan itu, dananya mencapai sekitar Rp 3 miliar.
Dari mana ia mendapatkan dana tersebut? ”Sebagian menggunakan dana komunitas Kapusin, selebihnya dari dana pribadi dan sumbangan,” ujarnya.
Kontribusi untuk konservasi
Bagi Samuel, Bukit Tunggal merupakan gagasan idealis untuk berkontribusi pada konservasi alam. Karena itulah ia rela menggunakan uang pribadi sekalipun untuk membeli lahan, bibit, dan bekerja keras demi menghijaukan kembali lahan Bukit Tunggal.
Kemauan keras dan kesungguhan Samuel untuk menghutankan Bukit Tunggal kemudian juga mendapat dukungan dari banyak orang. Mereka dengan sukarela turut menyumbang dana atau bibit tanaman.
Tahun 2000-an awal
Dusun Gunung Benua bisa dikatakan termasuk kawasan yang sulit dijangkau karena tidak ada fasilitas jalan yang memadai. Dusun itu hanya bisa diakses dengan transportasi sungai. Ini pun masih harus disambung dengan berjalan kaki.
Belakangan ini Dusun Benua dan Bukit Tunggal telah dilintasi jalan trans-Kalimantan. Walaupun belum seluruhnya diaspal, jalan ini telah membuka akses transportasi di kawasan itu. Pembukaan jalur itu pula yang mempercepat ekspansi perkebunan kelapa sawit di wilayah ini.
Setelah hampir 10 tahun ditanami, Bukit Tunggal menunjukkan manfaatnya. Setiap musim kemarau, air bersih di kawasan ini melimpah dan bisa diakses penduduk Kampung Pario, Penyauk, Kijang Berantai, dan Gunung Benua.
Bukit Tunggal juga menjadi semacam oase di jalur trans-Kalimantan, di antara Sungai Ambawang dan Tayan, Kabupaten Sanggau, yang gersang dan sebagian sisi jalannya dipenuhi perkebunan kelapa sawit.
Bukit Tunggal yang diawasi dan dikelola komunitas Kapusin sering menjadi tempat penelitian mahasiswa. Di Bukit Tunggal, jenis pohon yang ditanam umumnya pohon lokal Kalbar, seperti belian atau ulin, ramin, tengkawang, dan meranti. Sebagian lahan juga ditanami pohon buah lokal Kalbar yang hampir punah, seperti jantak, rambutan hutan, langsat, mangga, serta durian lokal.
”Saya juga bercita-cita menjadikan Bukit Tunggal sebagai arboretum, ’museum’ pohon-pohonan. Saya berharap, keinginan itu bisa tercapai karena kami terus melakukan penanaman,” ujar Samuel.
Akrab dengan alam
Kegigihan Samuel mewujudkan Bukit Tunggal sebagai hutan konservasi bukan kebetulan. Sebagai biarawan asli Dayak Menyuke, Samuel bisa dikatakan akrab dengan alam sejak dilahirkan.
”Ketika di kampung, salah satu kesenangan saya adalah masuk dan keluar hutan bersama teman-teman sebaya, untuk berburu atau sekadar menginap di hutan. Kami memang terbiasa hidup bersama alam,” kata Samuel menceritakan masa kecilnya di Kampung Peranuk, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kalbar.
Kampung kelahiran Samuel bersanding dengan hutan belantara dan lahan kebun karet rakyat. Antarkampung di kawasan ini dipisahkan oleh hutan. ”Sedari kecil kami bisa dikatakan tidak pernah keluar dari hutan karena mau ke mana-mana pun harus melewati hutan,” ujarnya.
Menurut Samuel, masyarakat Dayak memang terlahir sebagai kelompok masyarakat yang bergantung pada hasil hutan. ”Walaupun ada pergeseran, sampai sekarang masyarakat Dayak sebetulnya tidak bisa dilepaskan dari keberadaan hutan,” katanya menambahkan.
Pengalaman masa kecil memberi Samuel pelajaran hidup untuk terus berupaya menjaga kelestarian alam. Meski dia juga sempat ”berpisah” dari hutan karena sejak duduk di bangku kelas VI SD ia harus pindah ke ibu kota kecamatan.
”Ketika itu, di kampung saya hanya tersedia sekolah hingga kelas V SD,” kata pria yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke berbagai tempat, dalam maupun luar negeri.
Kini Samuel diminta pimpinannya untuk bertugas di Provinsial Kapusin Pontianak. Wilayah tugasnya meliputi seluruh Kalimantan dan sebagian Sulawesi. Di luar menjalankan tugasnya, dia tetap setia pergi-pulang dari biaranya di Sungai Raya, Kubu Raya, ke Bukit Tunggal.
Di Bukit Tunggal, Samuel masih memiliki waktu dan tenaga untuk menekuni ”pekerjaannya” yang lain, yakni menanam pohon. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu hal yang membahagiakannya karena di sini dia bisa kembali bertemu dengan hutan.
Kalau hutan habis, air juga akan habis, terutama ketika kemarau. Bagaimana kita bisa hidup tanpa air?
Tahun 1998 pembalakan liar hutan dan ekspansi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) marak. Samuel bukan tak setuju dengan perkebunan kelapa sawit, tetapi ia menyayangkan cara ekspansi dan dampaknya terhadap lingkungan.
Maka, Samuel, provinsial ordo OFM Kapusin, ordo pastur dan biarawan Katolik, di Pontianak, Kalbar, pun intens membangun komunikasi dengan penduduk di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Ketika itu, Sungai Ambawang menjadi wilayah administratif Kabupaten Pontianak, sebelum menjadi wilayah Kabupaten Kubu Raya yang mekar dari Pontianak tahun 2007. Samuel hendak membeli ladang penduduk yang tak produktif.
”Tidak semua penduduk menanggapi maksud saya. Ada yang curiga tanah itu akan saya bisniskan untuk kebun kelapa sawit. Namun, saya tegaskan, lahan itu akan dijadikan hutan,” ceritanya.
Setelah membeli tanah beberapa puluh hektar, tahun 2003 Samuel dan beberapa rekan dari komunitas Kapusin menanami kawasan di Dusun Gunung Benua, Desa Teluk Bakung yang disebut Bukit Tunggal. Ia turun tangan mulai dari pembenihan, mencangkul lubang, hingga merawat tanaman.
Kegiatan itu dilakukannya di sela-sela menjalankan tugas sebagai pimpinan Kapusin Pontianak. Hingga tahun 2011, sekitar 100 hektar lahan di Bukit Tunggal telah dihutankan. Untuk kegiatan itu, dananya mencapai sekitar Rp 3 miliar.
Dari mana ia mendapatkan dana tersebut? ”Sebagian menggunakan dana komunitas Kapusin, selebihnya dari dana pribadi dan sumbangan,” ujarnya.
Kontribusi untuk konservasi
Bagi Samuel, Bukit Tunggal merupakan gagasan idealis untuk berkontribusi pada konservasi alam. Karena itulah ia rela menggunakan uang pribadi sekalipun untuk membeli lahan, bibit, dan bekerja keras demi menghijaukan kembali lahan Bukit Tunggal.
Kemauan keras dan kesungguhan Samuel untuk menghutankan Bukit Tunggal kemudian juga mendapat dukungan dari banyak orang. Mereka dengan sukarela turut menyumbang dana atau bibit tanaman.
Tahun 2000-an awal
Dusun Gunung Benua bisa dikatakan termasuk kawasan yang sulit dijangkau karena tidak ada fasilitas jalan yang memadai. Dusun itu hanya bisa diakses dengan transportasi sungai. Ini pun masih harus disambung dengan berjalan kaki.
Belakangan ini Dusun Benua dan Bukit Tunggal telah dilintasi jalan trans-Kalimantan. Walaupun belum seluruhnya diaspal, jalan ini telah membuka akses transportasi di kawasan itu. Pembukaan jalur itu pula yang mempercepat ekspansi perkebunan kelapa sawit di wilayah ini.
Setelah hampir 10 tahun ditanami, Bukit Tunggal menunjukkan manfaatnya. Setiap musim kemarau, air bersih di kawasan ini melimpah dan bisa diakses penduduk Kampung Pario, Penyauk, Kijang Berantai, dan Gunung Benua.
Bukit Tunggal juga menjadi semacam oase di jalur trans-Kalimantan, di antara Sungai Ambawang dan Tayan, Kabupaten Sanggau, yang gersang dan sebagian sisi jalannya dipenuhi perkebunan kelapa sawit.
Bukit Tunggal yang diawasi dan dikelola komunitas Kapusin sering menjadi tempat penelitian mahasiswa. Di Bukit Tunggal, jenis pohon yang ditanam umumnya pohon lokal Kalbar, seperti belian atau ulin, ramin, tengkawang, dan meranti. Sebagian lahan juga ditanami pohon buah lokal Kalbar yang hampir punah, seperti jantak, rambutan hutan, langsat, mangga, serta durian lokal.
”Saya juga bercita-cita menjadikan Bukit Tunggal sebagai arboretum, ’museum’ pohon-pohonan. Saya berharap, keinginan itu bisa tercapai karena kami terus melakukan penanaman,” ujar Samuel.
Akrab dengan alam
Kegigihan Samuel mewujudkan Bukit Tunggal sebagai hutan konservasi bukan kebetulan. Sebagai biarawan asli Dayak Menyuke, Samuel bisa dikatakan akrab dengan alam sejak dilahirkan.
”Ketika di kampung, salah satu kesenangan saya adalah masuk dan keluar hutan bersama teman-teman sebaya, untuk berburu atau sekadar menginap di hutan. Kami memang terbiasa hidup bersama alam,” kata Samuel menceritakan masa kecilnya di Kampung Peranuk, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kalbar.
Kampung kelahiran Samuel bersanding dengan hutan belantara dan lahan kebun karet rakyat. Antarkampung di kawasan ini dipisahkan oleh hutan. ”Sedari kecil kami bisa dikatakan tidak pernah keluar dari hutan karena mau ke mana-mana pun harus melewati hutan,” ujarnya.
Menurut Samuel, masyarakat Dayak memang terlahir sebagai kelompok masyarakat yang bergantung pada hasil hutan. ”Walaupun ada pergeseran, sampai sekarang masyarakat Dayak sebetulnya tidak bisa dilepaskan dari keberadaan hutan,” katanya menambahkan.
Pengalaman masa kecil memberi Samuel pelajaran hidup untuk terus berupaya menjaga kelestarian alam. Meski dia juga sempat ”berpisah” dari hutan karena sejak duduk di bangku kelas VI SD ia harus pindah ke ibu kota kecamatan.
”Ketika itu, di kampung saya hanya tersedia sekolah hingga kelas V SD,” kata pria yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke berbagai tempat, dalam maupun luar negeri.
Kini Samuel diminta pimpinannya untuk bertugas di Provinsial Kapusin Pontianak. Wilayah tugasnya meliputi seluruh Kalimantan dan sebagian Sulawesi. Di luar menjalankan tugasnya, dia tetap setia pergi-pulang dari biaranya di Sungai Raya, Kubu Raya, ke Bukit Tunggal.
Di Bukit Tunggal, Samuel masih memiliki waktu dan tenaga untuk menekuni ”pekerjaannya” yang lain, yakni menanam pohon. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu hal yang membahagiakannya karena di sini dia bisa kembali bertemu dengan hutan.
Jelang Tahun Baru 2012
Jika problemnya adalah banjir bandang akibat lahar dingin, maka bisa di mengerti sebagai akibat dari proses alam yang tidak bisa di kendalikan pada saat ini, tetapi jika banjir bandang akibat dari kerusakan hutan maka ini tidak bisa di berikan maaf.
ini adalah akibat kebodohan manusia dan menjadikan manusia lainnya menanggung akibat dari perbuatannya. Sungguh menyakitkan, sementara manusia lainnya dengan seenaknya memperlakukan alam dengan semena mena, ingin untung sesaat, terkadang memperlakukan alam dengan kebodohannya, dan atas dasar perut mereka tidak bisa mencari alternatif lainnya. terkadang dengan embel embel HAM, menjadikan mereka mengelola hutan dengan seenaknya, dan ironosnya lagi ketika hutan menjadi rusak, mereka perusak justru menuding pihak lainnya.
Dunia sudah tidak tahu mana baik dan mana buruk, yang ada adalah ego mereka sesaat, dan menyesali ketika kematian sudah sampai kerongkongan mereka.
ini adalah akibat kebodohan manusia dan menjadikan manusia lainnya menanggung akibat dari perbuatannya. Sungguh menyakitkan, sementara manusia lainnya dengan seenaknya memperlakukan alam dengan semena mena, ingin untung sesaat, terkadang memperlakukan alam dengan kebodohannya, dan atas dasar perut mereka tidak bisa mencari alternatif lainnya. terkadang dengan embel embel HAM, menjadikan mereka mengelola hutan dengan seenaknya, dan ironosnya lagi ketika hutan menjadi rusak, mereka perusak justru menuding pihak lainnya.
Dunia sudah tidak tahu mana baik dan mana buruk, yang ada adalah ego mereka sesaat, dan menyesali ketika kematian sudah sampai kerongkongan mereka.
Minggu, 31 Oktober 2010
Minggu, 24 Oktober 2010
Tanah Longsor
apakah anda pernah berpikir bahwa longsor hanya terjadi di daerah daerah pegunungan ? jawabnya adalah tidak, karena longsor tanah bisa terjadi di mana saja, jika di pegunungan orang akan bilang tanah longsor dan jika di daerah datar orang akan bilang tanah ambles, demikianlah sebenarnya.
Aktifitas permukaan akan sangat mempengaruhi struktur permukaan tanah seperti penebangan liar tata konservasi tanah yang salah atau pembangunan yang kurang memperhitungkan resapan air.
dan dari aktivitas ini akan menyebabkan banjir atau tanah longsor karena ketidak mampuan permukan tanah untuk menghambat lajunya air atau run off dan resapan yang kebawah yang akan menjadi air tanah.
Aktifitas di dalam tanah seperti pengambilan air bawah tanah secara berlebihan, atau kegiatan penambangan akan merangsang terbentuknya rongga rongga dalam tanah, dan jika terjadi hujan dan air resapan masuk dalam rongga rongga tersebut bisa mengakibatkan banjir bandang. hal ini desebabkan tanah yang labil dan mendapatkan tekanan dari air resapan yang bermengumpul sehingga menyerupai sungai. jika aliran air tadi membentuk sebuah sungai bawah tanah dan mengikis ke arah permukaan tanah maka akan menyebabkan tanah tipis dan tidak kuat menahan beban diatasnya maka akan mengakibatkan amblesnya permukaan tanah.
Aktifitas permukaan akan sangat mempengaruhi struktur permukaan tanah seperti penebangan liar tata konservasi tanah yang salah atau pembangunan yang kurang memperhitungkan resapan air.
dan dari aktivitas ini akan menyebabkan banjir atau tanah longsor karena ketidak mampuan permukan tanah untuk menghambat lajunya air atau run off dan resapan yang kebawah yang akan menjadi air tanah.
Aktifitas di dalam tanah seperti pengambilan air bawah tanah secara berlebihan, atau kegiatan penambangan akan merangsang terbentuknya rongga rongga dalam tanah, dan jika terjadi hujan dan air resapan masuk dalam rongga rongga tersebut bisa mengakibatkan banjir bandang. hal ini desebabkan tanah yang labil dan mendapatkan tekanan dari air resapan yang bermengumpul sehingga menyerupai sungai. jika aliran air tadi membentuk sebuah sungai bawah tanah dan mengikis ke arah permukaan tanah maka akan menyebabkan tanah tipis dan tidak kuat menahan beban diatasnya maka akan mengakibatkan amblesnya permukaan tanah.
Minggu, 20 Juni 2010
Peningkatan Peran Rimbawan dalam Sistem Pengelolaan Hutan Lestari Di Indonesia
Pendahuluan
Hutan tropis di Indonesia menurut berbagai literatur dinyatakan sebagai emas hijau yang merupakan bagian dari rangkaian zamrud khatulistiwa dengan nilai keindahan dan kekayaan yang luar biasa. Sumberdaya hutan ini merupakan hutan hujan tropis terbesar ketiga setelah Zaire dan Brazil. Kekayaan alam yang dimiliki hutan tropis Indonesia sangat berlimpah terutama dalam hal biodiversitasnya. Kelimpahan dan keunikan biodiversitas yang dimiliki ternyata tidak hanya bermanfaat bagi bangsa Indonesia saja melainkan juga bermanfaat bagi seluruh masyarakat di dunia terutama dalam perannya sebagai penyangga ekosistem planet bumi.
Sebagai negara kepulauan, penyebaran aneka macam biografi Indonesia sangat dipengaruhi oleh ekosistem Indomalaya di bagian barat dan ekosistem Austratralia di bagian timur. Demikian pula, beberapa pulau kecil yang terpisah dari daratan yang luas membentuk suatu ekosistem khas dan spesifik serta menyatu dengan penduduk yang bermukim dan menghuni wilayah tersebut. Keadaan ini menjadikan Indonesia sebagai sebuah megaspesies yang sangat potensial, strategis dan multidimensi. Beberapa fakta melimpahnya kekayaan alam Indonesia dapat ditunjukkan oleh tingginya prosentase kekayaan alam yang dimiliki dibandingkan dengan wilayah lain di dunia.
Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia dan kekhawatiran dampaknya terhadap kelestarian sumberdaya hutan mendorong lahirnya berbagai kesepakatan tentang pembangunan berkelanjutan dan pelestarian hutan tropis. Kesepakatan-kesepakatan tersebut pada dasarnya mempunyai kesamaan prinsip dasar yaitu sumberdaya hutan merupakan sumberdaya publik sehingga bukan lagi hanya milik komunitas suatu negara saja melainkan seluruh komunitas dunia. Peran dan fungsi hutan yang bersifat multi dimensi dan lintas territorial menjadikan hutan Indonesia menjelma menjadi milik masyarakat dunia yang nantinya harus diwariskan kepada generasi mendatang melalui prinsip pengelolaan hutan lestari. Secara nyata melalui berbagai institusi dan lembaga swadaya masyarakat hutan tropis Indonesia diklaim sebagai paru-paru dunia yang harus dipertahankan.
Disamping keanekaragaman flora dari berbagai jenis tumbuhan tropis, Indonesia juga sangat kaya akan unsur-unsur fauna. Atas dasar perkembangan paradigma pengelolaan hutan maka pengelolaan hutan di masa mendatang bukan semata-mata hanya berupa hasil hutan tumbuhan berupa kayu. Pengelolaan tersebut juga dilakukan untuk memperoleh manfaat hasil hutan non kayu, termasuk didalamnya adalah berbagai jenis fauna yang hidup dan jasa-jasa lingkungan serta pariwisata. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Indonesia terutama dalam penetapan jenis-jenis binatang yang dilindungi undang-undang karena sifat keberadaannya mendekati kepunahan atau keunikan dan kekhasan yang dimilikinya.
Berdasarkan uraian singkat di atas, dapat dikatakan bahwa potensi sumberdaya alam hutan Indonesia sangat besar yang antara lain menyangkut tentang potensi hutan konservasi untuk melindungi flora dan fauna khas Indonesia serta keindahan dan keunikan ekosistem lainnya serta potensi hasil hutan berupa kayu dan non kayu seperti rotan, getah tengkawang, dammar, julutung, gaharu dan lainnya. Berbagai potensi ekonomi hutan ini harus diselaraskan dengan kepentingan lingkungan, sosial dan budaya bagi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh lapisan masyarakat Indonesia sesuai amanat undang-undang dasar. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hutan tidak harus dipertentangkan satu sama lain. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan para pelaksana yang memegang teguh prinsip keadilan, sehingga kenyataan yang ada dimana kekayaan sumberdaya melimpah tetapi masyarakatnya masih belum menikmati kesejahteraannya.
Tulisan ini merupakan kumpulan dari berbagi sumber yang mengungkapkan kondisi sumberdaya hutan dan peran rimbawan terutama dalam pengelolaan hutan lestari. Dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat diperoleh informasi yang menyeluruh dan lengkap tentang pengelolaan hutan secara lestari di Indonesia.
Sekilas Pengelolaan Hutan di Indonesia
Pengelolaan sumberdaya hutan di Indonesia dilakukan oleh para rimbawan yang karena keprofesiannya berhubungan dengan hutan dan kehutanan. Rimbawan diartikan sebagai kelompok profesi yang bekerja bagi dan untuk mengelola sumberdaya hutan. Berbagai profesi yang termasuk kedalam kategori rimbawan meliputi pemikir, akademisi, pengelola, pelaksana serta pelaku industri dan bisnis, bahkan mereka yang bertindak sebagai pengamat hutan dan kehutanan.
Fattah (2002) mengelompokkan periode pengelolaan hutan di Indonesia menjadi dua kelompok besar yaitu sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan berdasarkan penelusuran dengan beragam dinamika dan gejolak sosial yang melanda Indonesia.
Periode pengelolaan hutan sebelum kemerdekaan dimulai pada masa penjajahan Belanda melalui VOC. Keberadaan sumberdaya hutan dieksploitasi dan diperdagangkan ke negara-negara Eropa bagi kepentingan sosial ekonomi VOC. Pada masa itu, VOC membuat aturan-aturan khusus dalam bentuk Bosch Ordonansi Jawa dan Madura tahun 1928 dan Bosch Verordening Jawa Madura tahun 1936. Melalui aturan-aturan ini dibuat model-model pengelolaan hutan dengan memanfaatkan kemampuan tenaga ahli dari Eropa seperti Bavaria dan Jerman. Pengurasan hasil hutan tanpa rencana yang baik semata-mata hanya untuk kepentingan ekonomi penjajah terus berlangsung hingga periode penjajahan Jepang. Pada saat itu, sumberdaya hutan hanya dieksploitasi hasilnya sebagaimana layaknya barang tambang. Akibat dari kegiatan eksploitasi yang berlebihan ini telah melahirkan suatu kerusakan hutan yang sangat parah.
Setelah masa kemerdekaan Indonesia, praktek pengelolaan hutan mengalami perubahan yang sangat mendasar terutama dalam hal sumberdaya manusianya. Pada awal kemerdekaan, modal sumberdaya manusia kehutanan Indonesia berasal dari tenaga-tenaga menengah kehutanan lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA). Untuk mengatasi kekurangan sumberdaya manusia dengan kompetensi kehutanan pada tahun 1945 didirikan Akademi Kehutanan di Yogyakarta. Institusi pendidikan ini tidak berumur panjang karena serbuan Aksi Militer Belanda. Sebagai gantinya, pemerintah Belanda mendirikan sekolah kehutanan di Bogor dengan nama Hoofdencursus. Setelah penyerahan kedaulatan kepada pemerintah RI, sekolah tersebut berubah menjadi Kursus Kehutanan Lanjutan dan menjadi Akademi Kehutanan.
Suhendang (2004) mengelompokkan periode pengelolaan hutan di Indonesia dalam tiga periode yaitu pra-pengelolaan, pengelolaan berlandaskan prinsip kelestarian hasil, dan pengelolaan berlandaskan prinsip pengelolaan hutan lestari. Periode pra-pengelolaan ditandai dengan adanya eksploitasi sumberdaya hutan secara besar-besaran oleh VOC untuk diperdagangkan di Eropa.
Pengelolaan hutan berlandaskan prinsip kelestarian hasil mendasarkan pada pemikiran bahwa hutan dan manfaatnya merupakan hasil dan proses warisan alam yang harus dikelola dan dilestarikan. Pada awal perkembangan masa ini, pengelolaan hutan lebih ditujukan untuk menghasilkan kayu tanpa memperhatikan fungsi-fungsi lain walaupun fungsi-fungsi lain tersebut tetap dirasakan sebagai akibat adanya hutan. Metode pengelolaan hutan yang berkembang selama periode ini lebih didominasi oleh metode pengaturan hasil untuk hasil hutan kayu pada hutan sejenis dan seumur, hingga muncul konsep hutan normal yang dicetuskan oleh G.L. Hartig tahun 1791. Berdasarkan konsep hutan normal ini kemudian muncul berbagai metode dan formula untuk pengaturan hasil yang dapat menjamin kelestarian hasil. Metode Burn merupakan salah satu metode yang dikembangkan di Indonesia terutama dalam pengelolaan hutan jati di Pulau Jawa setelah kemerdekaan. Metode ini dibuat dengan standar khusus untuk jati menggunakan tabel tegakan jati oleh Wolf von Wulfing yang kemudian dimodifikasi oleh Lembaga Penelitian Kehutanan pada tahun 1975 (Suhendang 2004). Manan (1997) menegaskan bahwa pengelolaan hutan berdasarkan prinsip kelestarian hasil ini mengarahkan pada kontinuitas produksi, sehingga dalam waktu yang cukup awal, dapat diperoleh dan dicapai secara tahunan suatu keseimbangan antara pertumbuhan netto (riap) dan penebangan pemanenan.
Tahapan periode pengelolaan hutan yang terakhir menurut Suhendang (2004) adalah pengelolaan berlandaskan prinsip pengelolaan hutan lestari. Konsep pengelolaan hutan lestari ini secara eksplisit mensyaratkan perlunya diperoleh manfaat untuk fungsi-fungsi ekonomi (produksi), ekologis (lingkungan) dan sosial ekosistem hutan secara optimal dan lestari. Untuk menjamin agar pelaksanaan pengelolaan hutan sesuai dengan prinsip tersebut dikembangkan standar dan baku mutu kinerja pengelolaan hutan yang dinyatakan dalam kriteria dan indikator. Penyusunan kriteria dan indikator pengelolaan hutan telah dirintis oleh ITTO pada tahun 1990. Di Indonesia, prinsip pengelolaan hutan lestari menggunakan standar kriteria dan indikator diterapkan pada pengelolaan hutan alam dan tanaman di luar Pulau Jawa maupun pada hutan tanaman di Pulau Jawa. Modifikasi-modifikasi standar kriteria dan indikator ini dikembangkan oleh Departemen Kehutanan, LEI, CIFOR dan lain-lain.
Pengelolaan hutan di Indonesia tidak hanya terfokus pada hutan-hutan di Pulau Jawa, tetapi juga di pulau-pulau besar lainnya, seperti di Pulau Kalimantan. Menurut Kalteng (2006), sejarah pengelolaan hutan di Kalimantan Tengah telah dimulai sejak lebih dari setengah abad lalu ditandai dengan kegiatan eksploitasi kayu agathis secara sederhana menggunakan sistem panglong/tebang banjir di daerah Sampit dan sekitarnya yang dilaksanakan oleh NV. Bruinzeel. Setelah kemerdekaan, kegiatan eksploitasi dan pengolahannya selanjutnya diambil alih oleh PT. SAMPIT DAYAK dan PN Perhutani. Kegiatan eksploitasi yang dilakukan oleh PT. Sampit Dayak dan PN Perhutani ditujukan untuk diolah sendiri dan mensuplai kebutuhan pabrik kertas yang berada di Martapura.
Kegiatan PN Perhutani mengekploitasi hutan di daerah Sampit tersebut terus berlanjut sampai dengan memasuki era Orde Baru, dan pada dekade tahun 1970 karena tuntutan kebutuhan dan ketentuan, PN Perhutani selanjutnya direstrukturisasi menjadi PT. Inhutani III. Selaras dengan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam untuk pembangunan, maka memasuki tahun 70-an, kegiatan eksploitasi di Kalimantan Tengah tidak lagi sebatas dilaksanakan oleh PT. Inhutani, tetapi juga telah melibatkan perusahaan swasta lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengusahaan hutan di Kalimantan Tengah dengan terbukanya peluang untuk memperoleh konsesi HPH dalam skala luas.
Era baru bagi pelaksanaan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya hutan secara besar-besaran dan modern, perkembangannya dimulai dengan ditetapkannya Undang-Undang Pokok Kehutanan No. 5 tahun 1967, Undang-Undang No. 1 tahun 1967 mengenai Penanaman Modal Asing dan Undang-Undang No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri. Ketiga undang-undang telah menjadi dasar dan landasan bagi pengelolaan hutan di Kalimantan Tengah khususnya dan Indonesia umumnya, yang ditandai dengan adanya pemanfaatan hutan dalam bentuk HPH dan HPHH, serta berkembangnya industri yang mengolah produk hasil hutan (sawmill, plywood, blackboard, particle board, chipmill, pulpmill dan sebagainya).
Berdasarkan data tersebut di atas terlihat bahwa era baru kegiatan pengusahaan hutan di Kalimantan Tengah dimulai dengan hanya 3 unit HPH pada tahun 1969/1970. Setiap tahunnya data kepemilikan HPH selalu bertambah dan mencapai puncaknya pada tahun 1989/1990 dengan jumlah 117 HPH yang mencakup areal seluas 11.862.500 Ha, dan selanjutnya sejak saat itu mulai menyusut hingga pada tahun 2000 hanya berjumlah 53 unit saja dengan cakupan areal 4.790.522 Ha. Menyusutnya kepemilikan HPH tersebut diantaranya kerena pengelolaanya dianggap gagal melakukan pengelolaan hutan yang berazaskan kelestarian, sehingga pengelolaanya dikembalikan ke negara (Kalteng 2006).
Sistem Silvikultur
Pengelolaan hutan berlandaskan prinsip-prinsip kelestarian yang telah disebutkan sebelumnya tidak terlepas dari adanya konsepsi sistem silvikultur. Secara harfiah, sistem silvikultur merupakan serangkaian prosedur yang mencakup cara-cara permudaan, pemeliharaan, dan pemanenan tegakan atau hutan untuk menghasilkan produk tertentu (Manan 1997). Sesuai dengan Keputusan Dirjen Kehutanan No. 35/1972, di Indonesia diterapkan 3 macam sistem sivikultur yaitu Tebang Pilih Indonesia (TPI), Tebang Habis dengan Permudaan Alam (THPA) dan Tebang Habis dengan Permudaan Buatan (THPB). Dalam perkembangannya, pada tahun 1989 TPI diubah oleh Direktur Jenderal Pengusahaan Hutan Departemen Kehutanan menjadi Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI).
Sistem silvikultur TPI/TPTI menghendaki adanya penebangan secara selektif pada suatu tegakan hutan, dalam hal limit diameter maupun jenis pohonnya. Hal ini berbeda dengan sistem tebang habis, baik dengan permudaan alam maupun buatan. Pada sistem tebang habis, batasan limit diameter dan jenis yang ditebang diabaikan karena semua pohon yang ada dalam suatu tegakan hutan diambil tanpa terkecuali. Dari dua kategori besar sistem silvikultur tebang pilih dan tebang habis ini terdapat keuntungan dan kerugian masing-masing seperti disebutkan oleh Manan (1997) sebagai berikut :
Sistem Silvikultur Tebang Pilih
Keuntungan Kerugian
§ Perlindungan terhadap tempat tumbuh dan permudaan§ Terjadi penutupan tajuk vertikal§ Perlindungan terhadap hama dan penyakit§ Perlindungan terhadap bahaya kebakaran§ Secara estetika lebih baik
§ Permudaan alam jenis toleran dipermudah
§ Penyesuaian dengan situasi pasaran kayu
§ Tegakan tidak seumur campuran lebih baik bagi habitat satwa
§ Menjamin kelestarian produksi pada kawasan kecil
§ Penjarangan dapat dilakukan simultan dengan pemanenan
§ Unit cost permudaan per hektar lebih murah
§ Produksi kecil, tetapi areal penebangan luas, sehingga pengangkutan mahal§ Kerusakan akibat pembalakan terhadap tegakan sisa/tinggal§ Memusnahkan sumber plasma nutfah/genatika yang baik§ Bentuk pohon kurang baik, karena ruang tumbuh luas pada umur tua§ Permudaan jenis toleran lebih banyak dibanding jenis intoleran
§ Tertutup terhadap penggembalaan ternak
§ Memerlukan kecakapan profesional tinggi dari pelaksana
§ Kurang menyerap tenaga kerja dalam operasinya
§ Permudaan lebih sulit diatur, misalnya luas celah/gap, demikian juga tindakan pemeliharaan/pembebasan
Sistem Silvikultur Tebang Habis
Keuntungan Kerugian
§ Operasi pembalakan terkonsentrasi di areal kecil, volume kayu besar, alat berat tidak banyak berpindah, sehingga lebih murah biayanya§ Kerusakan akibat pembalakan terhadap tegakan muda dapat dicegah§ Kerusakan pohon akibat tumbang oleh angin dihindari§ Tanaman baru terdiri dari jenis intoleran, bebas persaingan dengan tegakan tua§ Metode sederhana, praktis dan mudah
§ Tegakan seumur, murni dan teratur, tumbuh cepat
§ Pelaksanaan dengan tumpangsari, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan
§ Memusnahkan penutup tanah, iklim mikro berubah, lahan terbuka gulma tumbuh meluas, sifat fisik tanah rusak dan menjadi padat/kompak akibat penyaradan§ Perlindungan terhadap erosi berkurang, tanah mudah longsor terutama pada lahan miring§ Secara estetika kurang baik pemandangannya§ Bahaya kebakaran meningkat, karena angin dan panas terik§ Tidak semua jenis dan ukuran pohon laku dijual, terutama pohon diameter kecil
§ Hutan baru yang seumur dan murna kurang resisten terhadap penyakit, hama dan kebakaran
§ Terbentuk humus yang susunannya didominasi oleh unsur tertentu
§ Penyulaman tanaman gagal memerlukan pasokan benih dan persemaian
§ Unit cost penanaman per hektar lebih mahal
Sistem silvikultur dapat dibedakan atas sistem polycyclic dan monocyclic, yaitu jumlah penebangan (siklus tebang) yang lebih dari satu kali selama satu rotasi dan siklus tebang hanya satu kal dalam satu rotasi. Di Indonesia, sistem silvikultur TPTI/TPI menggunakan 2 kali siklus tebang selama rotasi 70 tahun (polycyclic) sedangkan sistem THPA dan THPB menggunakan sistem monocyclic.
Sistem silvikultur lain yang dikembangkan adalah sistem tebang jalur pada tahun 1993 melalui Keputusan Direktur Jenderal Pengusahaan Hutan No. 40/Kpts/IV-BPHH/1993 sebagai alternatif/modifikasi dari sistem TPTI. Sasaran lokasi dari sistem silvikultur TJTI adalah hutan bekas tebangan TPTI yang kondisinya telah rusak, rawan terhadap perambahan, tidak cocok untuk sistem THPB dan hutan primer.
Pada tahun 2004 di Indonesia mulai diujicobakan Sistem Silvikultur Insentif pada 17 perusahaan pemegang IUPHHK-HA (HPH) di wilayah Sumatera, Kalimantan, Maluku dan Papua melalui Surat Keputusan Dirjen Bina Produksi Kehutanan No. 194/VI-BPHA/2004 tanggal 20 Juli 2004. Uji coba ini dimaksudkan untuk mendorong tercapainya kondisi hutan yang mampu berfungsi secara optimal, produktif, berdaya saing, dan dikelola secara efektif dan efisien sehingga terwujud kelestarian hutan yang dinamis sesuai dengan karakteristik setiap lokasi. Untuk menunjang keberhasilan uji coba silvikultur intensif oleh pemegang izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam difasilitasi oleh sebuah tim pakar di bidang sistem silvikultur yang terdiri dari unsur pemerintah maupun perguruan tinggi.
Sistem Pembiayaan Pengelolaan Hutan
Berdasarkan sekelumit sejarah pengelolaan hutan di Indonesia dan penerapan sistem silvikulturnya terlihat bahwa peran subyek pelaksana pengelolaan hutan yang sangat vital. Oleh karenanya perlu perhatian yang besar terhadap kompetensi pengelola tersebut agar tidak terjadi salah dalam pengurusan hutan, tentunya dengan tidak mengabaikan faktor-faktor lain yang juga berperan seperti komponen pembiayaan. Dukungan dari sistem pembiayaan yang tepat, akurat dan efisien tidak mustahil akan dapat menyelamatkan kondisi hutan Indonesia. Sesuai dengan UU No. 41/1999 tentang Kehutanan dinyatakan bahwa dalam pengelolaan hutan secara lestari diperlukan lembaga keuangan sebagi penunjang. Sumber dana yang dipungut dari hutan berupa: Iuran Izin Usaha, Provisi SDH, Dana Reboisasi, Dana Jaminan Kerja dan Dana Investasi. Dana Reboisasi sesuai dengan KEPPRES No. 31/1989 dan Dana Investasi yang disebut dalam UU No. 41/1999 jelas peruntukannya adalah untuk: reboisasi, rehabilitasi dalam rangka menjamin kelestarian hutan. Sistem pendanaan bagi pembangunan kehutanan yang berasal dari Dana Reboisasi saat ini amat lemah, yang terlihat dari hal-hal sebagai berikut (Haeruman 2005):
1. Departemen (Kehutanan dan Keuangan) berfungsi sebagai bank (executing dalam proses kredit dan memungut bunga) dan tidak efisien.
2. Proses administrasi sangat birokratis, berpola DIP dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, terutama kaitannya dengan musim tanam.
3. Kelanjutan dan konsistensi kebijakan pendanaan berubah-ubah, tidak memberikan kepastian usaha sektor kehutanan yang berjangka panjang.
4. Kemitraan dengan BUMN yang disyaratkan dalam penggunaan DR, berperan serba salah, sebagai Pemegang Saham dan Penilai.
5. Pinjaman DR bunga 0% dianggap subsidi berlebihan dan memicu penyalahgunaan (moral hazard) oleh BUMS pelaksana pembangunan hutan, serta rendahnya akuntabilitas.
6. Bank umum saat ini hanya bisa bertindak sebagai channeling dan mendapat provisi serta handling fee, tanpa resiko sehingga kurang tanggung jawab.
7. Kredit hutan rakyat berpotensi macet, sehingga menyulitkan Bank apabila harus menjadi executing.
8. Sistem pendanaan melalui sistem administrasi keuangan negara (APBN) yang rigid dan berbeda kulturnya, menyebabkan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan terhenti, kalaupun ada sangat tidak nyata atau bahkan dana DR tersebut dipergunakan tidak untuk membangun hutan, misalnya kegiatan penunjang sehingga DR tidak kembali ke hutan.
9. Rehabilitasi hutan dan lahan melalui Dana Alokasi Khusus-DR dan GERHAN tidak membangun terobosan baru dalam sistem pendanaannya (yang bersifat keproyekan setiap tahun – DIP), sehingga keberhasilannya mulai diragukan.
Meskipun demikian, Dana Reboisasi yang secara teori dikhususkan untuk membangun hutan dan meningkatkan upaya rehabilitasi hutan rusak masih tetap diperlukan sebagai usaha negara menyediakan dana yang khusus diperuntukan bagi pembangunan hutan. Agar dana tersebut dapat menjadi modal dasar untuk membangun kehutanan perlu adanya sistem pembiayaan pembangunan kehutanan yang memahami karakter pembangunan kehutanan yang berjangka panjang, berasetkan tegakan dan kawasan, dan sumber alam yang terbuka dengan keanekaragaman yang tinggi (Haeruman 2005).
Nampak sampai sekarang belum ada sistem pembiayaan yang memadai untuk pembangunan kehutanan yang dapat menjangkau karakter pembangunan kehutanan tersebut. Oleh karena itu pengembangan lembaga keuangan kehutanan alternatif (LKHA) untuk pembangunan kehutanan perlu segera dibentuk. Bentuk lembaga keuangan kehutanan alternatif ini telah berkembang di banyak negara di dunia, bahkan lembaga PBB telah pula membentuk suatu bentuk yang disebut United Nation Forest Fund (UNFF), dalam pembangunan lingkungan juga dikenal adanya Global Environment Facility (GEF). Di lingkungan masyarakat pemerhati lingkungan juga sudah ada bentuk seperti Dana Mitra Lingkungan (Haeruman 2005).
Pemikiran pembentukan Lembaga Keuangan Hutan Alternatif (LKHA) bagi Pembangunan Hutan Lestari didasarkan pada keperluan untuk :
1. Mengelola Dana Reboisasi dengan cara yang lebih sesuai dengan budaya kehutanannya sehingga dapat menggerakan mobilisasi rehabilitasi lahan dan hutan.
2. Mencari, menampung dan mengelola dana murah yang berasal dari masyarakat/lembaga internasional yang berkaitan dengan lingkungan (perubahan iklim global dan keanekaragaman hayati) yang potensinya besar tetapi belum termanfaatkan oleh Indonesia.
3. Mendukung penyelenggaraan Pembangunan Hutan Lestari yang merakyat untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan, melalui mekanisme pembiayaan yang sesuai termasuk pembayaran jasa lingkungan (Payments for Environmental Services-PES).
4. Mendukung pembiayaan investasi yang dilakukan oleh para pelaku bisnis, baik BUMN maupun BUMS, Koperasi dan Masyarakat, dalam rangka pembangunan hutan.
5. Membantu mendanai kegiatan penunjang seperti litbang, diklat dan penyuluhan yang terkait langsung dengan pembangunan hutan, dengan menyisihkan sebagian pendapatannya, utamanya untuk penelitian berjangka panjang.
6. Mengambil alih fungsi executing dalam pendanaan yang selama ini berada ditangan pemerintah (Departeman Kehutanan dan Departemen Keuangan). Sehingga, pelayanan pemerintah kepada dunia usaha/bisnis dapat dilakukan secara bisnis oleh lembaga bisnis (LKHA) yang profesional dan independen.
7. Turut serta menggerakan perekonomian di pedesaan, karena hutan yang akan di bangun terletak di pedesaan.
8. Turut serta meningkatkan produktivitas lahan dan hutan sehingga mampu menghasilkan produksi kayu dan non kayu serta jasa lingkungan hutan yang lestari dan mampu mengembangkan alternatif usaha pada masyarakat, mengembangkan industri baru maupun ekspor (dengan bahan baku dari hutan tanaman).
9. Pembentukan LKHA ini akan menjadi bagian penting dari Program Kehutanan Nasional (PKN/NFP).
Rimbawan dan Perspektif Masa Depan Kehutanan Indonesia
Untuk dapat melakukan pengelolaan hutan dengan tepat diperlukan peran serta rimbawan yang mampu menggerakan potensi kehutanan bagi kegiatan pembangunan. Beberapa masalah yang muncul dalam pengelolaan hutan di Indonesia pada masa sekarang, tidak terlepas dari bagaimana sistem pengelolaan hutan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sebagian besar negara di belahan dunia ini pun tidak luput dari masalah dalam pengelolaan hutan di negaranya.
Berdasarkan hasil kesimpulan kajian studi di enam negara oleh HAF-IPB (2006) terlihat beberapa kelemahan-kelemahan yang dimiliki para rimbawan termasuk juga kerangka pemikirannya terhadap suatu permasalahan sebagai berikut :
1. Diperlukan suatu kondisi dimana rimbawan membuka diri dan bekerjasama dengan kelompok lain, agar dapat mengubah kebijakan dan mampu menggeser keseimbangan kekuasaan sebagai penyebab terjadinya masalah.
2. Rencana dan program-program teknik semata jarang sekali mampu memberikan pencerahan dan pembentukan kebijakan yang efektif.
3. Banyak kebijakan yang menjanjikan dicirikan oleh penglihatannya yang jauh dari sekedar melakukan pengelolaan hutan melainkan dengan sekaligus menentukan bentuk proses pelaksanaan dan institusi yang mendukungnya.
4. Perkembangan positip hanya dapat dilakukan apabila organisasi-organisasi rimbawan bersedia melakukan eksperimen dan belajar dari kegagalan atau keberhasilan yang diperolehnya.
5. Implementasi kebijakan yang didasarkan pada pertemuan-pertemuan reguler antar perwakilan stakeholders dapat menjadi penggerak terjadinya perubahan kearah hal-hal yang positif.
6. Proses negosiasi yang produktif dapat dihasilkan apabila kelompok-kelompok masyarakat setempat mendapat dukungan legalitas, pendanaan, dan informasi sehingga mereka dapat melakukan partisipasi secara penuh.
7. Untuk maju ke depan, setiap rimbawan harus mempunyai visi yang dapat memotivasinya untuk selalu melakukan pembaharuan-pembaharuan yang positip. Individu-individu rimbawan yang dinamis yang mempunyai komitmen untuk melakukan perubahan terbukti sering dapat mengatasi masalah institusi yang dihadapinya.
Peran serta rimbawan dalam perspektif pengelolaan sumberdaya hutan tidak terlepas dari sistem nilai yang dianut serta budaya kerjanya. Menurut Haeruman (2005), budaya kerja yang dimiliki rimbawan diharapkan dapat membentuk etika kerja dalam pembangunan kehutanan yang amat penting. Kaidah dasar budaya yang perlu didukung untuk membentuk etika kerja dalam paradigma pengelalaan hutan lestari adalah:
1. Memberikan perhatian utama pada tatanilai masyarakat (negara, bangsa) yang menjadi subjek dan bukan hanya pada kepentingan para pengelola hutan.
2. Memberikan perhatian penuh dan lebih besar kepada kepentingan hutan lestari dan masyarakat yang terkait dibandingkan dengan kepentingan organisasi.
3. Memberikan perhatian utama kepada kinerja organisasi yang optimal bukan kepada hasil akhir yang maksimal.
4. Memberikan perhatian utama pada proses dan sistem yang menghasilkan dan bukan kepada hasil akhirnya.
5. Mementingkan percobaan dan pengkajian untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi dan membuka diri kepada informasi baru.
6. Menerima kekeliruan yang memberi jalan kepada pembelajaran dan perbaikan organisasi.
7. Mementingkan penyempurnaan yang terus menerus dibandingkan dengan status quo.
8. Perbaikan kinerja berasal dari penyempurnaan proses dan sistem, bukan hanya dari memperbaiki orang.
9. Perbaikan terus menerus diharapkan berlangsung di semua unit kerja di berbagai tingkat pengelolan hutan lestari.
10. Untuk memperbaiki proses dan sistem kerja para manajer harus mampu menemukan akar permasalahannya.
Daftar Pustaka
Fattah DS, A. 2002. Rimbawan Amanah. Revitalisasi Landasan Idiil Pengelolaan Sumberdaya Hutan Secara Lestari dan Berkeadilan. Debut Press. Yogyakarta.
Haeruman Js, H. 2005. Paradigma Pengelolaan untuk Menyelamatkan Hutan Indonesia : Membangun Etika Pengelolaan Hutan Lestari. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan IPB. 2006. Refleksi Kerangka Pikir Rimbawan. Menguak Masalah Institusi dan Politik Pengelolaan Sumberdaya Hutan.
Kalimantan Tengah. 2006. Kondisi Hutan Provinsi Kalimantan Tengah http://www.kalteng.go.id/indo/kehutanan_kondisi.htm (22 Des 2006).
Manan, S. 1997. Hutan, Rimbawan dan Masyarakat. IPB Press. Bogor.
Suhendang, E. 2004. Kemelut dalam Pengurusan Hutan. Sejarah Panjang Kesenjangan antara Konsepsi dan Kenyataan. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Hutan tropis di Indonesia menurut berbagai literatur dinyatakan sebagai emas hijau yang merupakan bagian dari rangkaian zamrud khatulistiwa dengan nilai keindahan dan kekayaan yang luar biasa. Sumberdaya hutan ini merupakan hutan hujan tropis terbesar ketiga setelah Zaire dan Brazil. Kekayaan alam yang dimiliki hutan tropis Indonesia sangat berlimpah terutama dalam hal biodiversitasnya. Kelimpahan dan keunikan biodiversitas yang dimiliki ternyata tidak hanya bermanfaat bagi bangsa Indonesia saja melainkan juga bermanfaat bagi seluruh masyarakat di dunia terutama dalam perannya sebagai penyangga ekosistem planet bumi.
Sebagai negara kepulauan, penyebaran aneka macam biografi Indonesia sangat dipengaruhi oleh ekosistem Indomalaya di bagian barat dan ekosistem Austratralia di bagian timur. Demikian pula, beberapa pulau kecil yang terpisah dari daratan yang luas membentuk suatu ekosistem khas dan spesifik serta menyatu dengan penduduk yang bermukim dan menghuni wilayah tersebut. Keadaan ini menjadikan Indonesia sebagai sebuah megaspesies yang sangat potensial, strategis dan multidimensi. Beberapa fakta melimpahnya kekayaan alam Indonesia dapat ditunjukkan oleh tingginya prosentase kekayaan alam yang dimiliki dibandingkan dengan wilayah lain di dunia.
Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia dan kekhawatiran dampaknya terhadap kelestarian sumberdaya hutan mendorong lahirnya berbagai kesepakatan tentang pembangunan berkelanjutan dan pelestarian hutan tropis. Kesepakatan-kesepakatan tersebut pada dasarnya mempunyai kesamaan prinsip dasar yaitu sumberdaya hutan merupakan sumberdaya publik sehingga bukan lagi hanya milik komunitas suatu negara saja melainkan seluruh komunitas dunia. Peran dan fungsi hutan yang bersifat multi dimensi dan lintas territorial menjadikan hutan Indonesia menjelma menjadi milik masyarakat dunia yang nantinya harus diwariskan kepada generasi mendatang melalui prinsip pengelolaan hutan lestari. Secara nyata melalui berbagai institusi dan lembaga swadaya masyarakat hutan tropis Indonesia diklaim sebagai paru-paru dunia yang harus dipertahankan.
Disamping keanekaragaman flora dari berbagai jenis tumbuhan tropis, Indonesia juga sangat kaya akan unsur-unsur fauna. Atas dasar perkembangan paradigma pengelolaan hutan maka pengelolaan hutan di masa mendatang bukan semata-mata hanya berupa hasil hutan tumbuhan berupa kayu. Pengelolaan tersebut juga dilakukan untuk memperoleh manfaat hasil hutan non kayu, termasuk didalamnya adalah berbagai jenis fauna yang hidup dan jasa-jasa lingkungan serta pariwisata. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Indonesia terutama dalam penetapan jenis-jenis binatang yang dilindungi undang-undang karena sifat keberadaannya mendekati kepunahan atau keunikan dan kekhasan yang dimilikinya.
Berdasarkan uraian singkat di atas, dapat dikatakan bahwa potensi sumberdaya alam hutan Indonesia sangat besar yang antara lain menyangkut tentang potensi hutan konservasi untuk melindungi flora dan fauna khas Indonesia serta keindahan dan keunikan ekosistem lainnya serta potensi hasil hutan berupa kayu dan non kayu seperti rotan, getah tengkawang, dammar, julutung, gaharu dan lainnya. Berbagai potensi ekonomi hutan ini harus diselaraskan dengan kepentingan lingkungan, sosial dan budaya bagi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh lapisan masyarakat Indonesia sesuai amanat undang-undang dasar. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hutan tidak harus dipertentangkan satu sama lain. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan para pelaksana yang memegang teguh prinsip keadilan, sehingga kenyataan yang ada dimana kekayaan sumberdaya melimpah tetapi masyarakatnya masih belum menikmati kesejahteraannya.
Tulisan ini merupakan kumpulan dari berbagi sumber yang mengungkapkan kondisi sumberdaya hutan dan peran rimbawan terutama dalam pengelolaan hutan lestari. Dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat diperoleh informasi yang menyeluruh dan lengkap tentang pengelolaan hutan secara lestari di Indonesia.
Sekilas Pengelolaan Hutan di Indonesia
Pengelolaan sumberdaya hutan di Indonesia dilakukan oleh para rimbawan yang karena keprofesiannya berhubungan dengan hutan dan kehutanan. Rimbawan diartikan sebagai kelompok profesi yang bekerja bagi dan untuk mengelola sumberdaya hutan. Berbagai profesi yang termasuk kedalam kategori rimbawan meliputi pemikir, akademisi, pengelola, pelaksana serta pelaku industri dan bisnis, bahkan mereka yang bertindak sebagai pengamat hutan dan kehutanan.
Fattah (2002) mengelompokkan periode pengelolaan hutan di Indonesia menjadi dua kelompok besar yaitu sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan berdasarkan penelusuran dengan beragam dinamika dan gejolak sosial yang melanda Indonesia.
Periode pengelolaan hutan sebelum kemerdekaan dimulai pada masa penjajahan Belanda melalui VOC. Keberadaan sumberdaya hutan dieksploitasi dan diperdagangkan ke negara-negara Eropa bagi kepentingan sosial ekonomi VOC. Pada masa itu, VOC membuat aturan-aturan khusus dalam bentuk Bosch Ordonansi Jawa dan Madura tahun 1928 dan Bosch Verordening Jawa Madura tahun 1936. Melalui aturan-aturan ini dibuat model-model pengelolaan hutan dengan memanfaatkan kemampuan tenaga ahli dari Eropa seperti Bavaria dan Jerman. Pengurasan hasil hutan tanpa rencana yang baik semata-mata hanya untuk kepentingan ekonomi penjajah terus berlangsung hingga periode penjajahan Jepang. Pada saat itu, sumberdaya hutan hanya dieksploitasi hasilnya sebagaimana layaknya barang tambang. Akibat dari kegiatan eksploitasi yang berlebihan ini telah melahirkan suatu kerusakan hutan yang sangat parah.
Setelah masa kemerdekaan Indonesia, praktek pengelolaan hutan mengalami perubahan yang sangat mendasar terutama dalam hal sumberdaya manusianya. Pada awal kemerdekaan, modal sumberdaya manusia kehutanan Indonesia berasal dari tenaga-tenaga menengah kehutanan lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA). Untuk mengatasi kekurangan sumberdaya manusia dengan kompetensi kehutanan pada tahun 1945 didirikan Akademi Kehutanan di Yogyakarta. Institusi pendidikan ini tidak berumur panjang karena serbuan Aksi Militer Belanda. Sebagai gantinya, pemerintah Belanda mendirikan sekolah kehutanan di Bogor dengan nama Hoofdencursus. Setelah penyerahan kedaulatan kepada pemerintah RI, sekolah tersebut berubah menjadi Kursus Kehutanan Lanjutan dan menjadi Akademi Kehutanan.
Suhendang (2004) mengelompokkan periode pengelolaan hutan di Indonesia dalam tiga periode yaitu pra-pengelolaan, pengelolaan berlandaskan prinsip kelestarian hasil, dan pengelolaan berlandaskan prinsip pengelolaan hutan lestari. Periode pra-pengelolaan ditandai dengan adanya eksploitasi sumberdaya hutan secara besar-besaran oleh VOC untuk diperdagangkan di Eropa.
Pengelolaan hutan berlandaskan prinsip kelestarian hasil mendasarkan pada pemikiran bahwa hutan dan manfaatnya merupakan hasil dan proses warisan alam yang harus dikelola dan dilestarikan. Pada awal perkembangan masa ini, pengelolaan hutan lebih ditujukan untuk menghasilkan kayu tanpa memperhatikan fungsi-fungsi lain walaupun fungsi-fungsi lain tersebut tetap dirasakan sebagai akibat adanya hutan. Metode pengelolaan hutan yang berkembang selama periode ini lebih didominasi oleh metode pengaturan hasil untuk hasil hutan kayu pada hutan sejenis dan seumur, hingga muncul konsep hutan normal yang dicetuskan oleh G.L. Hartig tahun 1791. Berdasarkan konsep hutan normal ini kemudian muncul berbagai metode dan formula untuk pengaturan hasil yang dapat menjamin kelestarian hasil. Metode Burn merupakan salah satu metode yang dikembangkan di Indonesia terutama dalam pengelolaan hutan jati di Pulau Jawa setelah kemerdekaan. Metode ini dibuat dengan standar khusus untuk jati menggunakan tabel tegakan jati oleh Wolf von Wulfing yang kemudian dimodifikasi oleh Lembaga Penelitian Kehutanan pada tahun 1975 (Suhendang 2004). Manan (1997) menegaskan bahwa pengelolaan hutan berdasarkan prinsip kelestarian hasil ini mengarahkan pada kontinuitas produksi, sehingga dalam waktu yang cukup awal, dapat diperoleh dan dicapai secara tahunan suatu keseimbangan antara pertumbuhan netto (riap) dan penebangan pemanenan.
Tahapan periode pengelolaan hutan yang terakhir menurut Suhendang (2004) adalah pengelolaan berlandaskan prinsip pengelolaan hutan lestari. Konsep pengelolaan hutan lestari ini secara eksplisit mensyaratkan perlunya diperoleh manfaat untuk fungsi-fungsi ekonomi (produksi), ekologis (lingkungan) dan sosial ekosistem hutan secara optimal dan lestari. Untuk menjamin agar pelaksanaan pengelolaan hutan sesuai dengan prinsip tersebut dikembangkan standar dan baku mutu kinerja pengelolaan hutan yang dinyatakan dalam kriteria dan indikator. Penyusunan kriteria dan indikator pengelolaan hutan telah dirintis oleh ITTO pada tahun 1990. Di Indonesia, prinsip pengelolaan hutan lestari menggunakan standar kriteria dan indikator diterapkan pada pengelolaan hutan alam dan tanaman di luar Pulau Jawa maupun pada hutan tanaman di Pulau Jawa. Modifikasi-modifikasi standar kriteria dan indikator ini dikembangkan oleh Departemen Kehutanan, LEI, CIFOR dan lain-lain.
Pengelolaan hutan di Indonesia tidak hanya terfokus pada hutan-hutan di Pulau Jawa, tetapi juga di pulau-pulau besar lainnya, seperti di Pulau Kalimantan. Menurut Kalteng (2006), sejarah pengelolaan hutan di Kalimantan Tengah telah dimulai sejak lebih dari setengah abad lalu ditandai dengan kegiatan eksploitasi kayu agathis secara sederhana menggunakan sistem panglong/tebang banjir di daerah Sampit dan sekitarnya yang dilaksanakan oleh NV. Bruinzeel. Setelah kemerdekaan, kegiatan eksploitasi dan pengolahannya selanjutnya diambil alih oleh PT. SAMPIT DAYAK dan PN Perhutani. Kegiatan eksploitasi yang dilakukan oleh PT. Sampit Dayak dan PN Perhutani ditujukan untuk diolah sendiri dan mensuplai kebutuhan pabrik kertas yang berada di Martapura.
Kegiatan PN Perhutani mengekploitasi hutan di daerah Sampit tersebut terus berlanjut sampai dengan memasuki era Orde Baru, dan pada dekade tahun 1970 karena tuntutan kebutuhan dan ketentuan, PN Perhutani selanjutnya direstrukturisasi menjadi PT. Inhutani III. Selaras dengan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam untuk pembangunan, maka memasuki tahun 70-an, kegiatan eksploitasi di Kalimantan Tengah tidak lagi sebatas dilaksanakan oleh PT. Inhutani, tetapi juga telah melibatkan perusahaan swasta lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengusahaan hutan di Kalimantan Tengah dengan terbukanya peluang untuk memperoleh konsesi HPH dalam skala luas.
Era baru bagi pelaksanaan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya hutan secara besar-besaran dan modern, perkembangannya dimulai dengan ditetapkannya Undang-Undang Pokok Kehutanan No. 5 tahun 1967, Undang-Undang No. 1 tahun 1967 mengenai Penanaman Modal Asing dan Undang-Undang No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri. Ketiga undang-undang telah menjadi dasar dan landasan bagi pengelolaan hutan di Kalimantan Tengah khususnya dan Indonesia umumnya, yang ditandai dengan adanya pemanfaatan hutan dalam bentuk HPH dan HPHH, serta berkembangnya industri yang mengolah produk hasil hutan (sawmill, plywood, blackboard, particle board, chipmill, pulpmill dan sebagainya).
Berdasarkan data tersebut di atas terlihat bahwa era baru kegiatan pengusahaan hutan di Kalimantan Tengah dimulai dengan hanya 3 unit HPH pada tahun 1969/1970. Setiap tahunnya data kepemilikan HPH selalu bertambah dan mencapai puncaknya pada tahun 1989/1990 dengan jumlah 117 HPH yang mencakup areal seluas 11.862.500 Ha, dan selanjutnya sejak saat itu mulai menyusut hingga pada tahun 2000 hanya berjumlah 53 unit saja dengan cakupan areal 4.790.522 Ha. Menyusutnya kepemilikan HPH tersebut diantaranya kerena pengelolaanya dianggap gagal melakukan pengelolaan hutan yang berazaskan kelestarian, sehingga pengelolaanya dikembalikan ke negara (Kalteng 2006).
Sistem Silvikultur
Pengelolaan hutan berlandaskan prinsip-prinsip kelestarian yang telah disebutkan sebelumnya tidak terlepas dari adanya konsepsi sistem silvikultur. Secara harfiah, sistem silvikultur merupakan serangkaian prosedur yang mencakup cara-cara permudaan, pemeliharaan, dan pemanenan tegakan atau hutan untuk menghasilkan produk tertentu (Manan 1997). Sesuai dengan Keputusan Dirjen Kehutanan No. 35/1972, di Indonesia diterapkan 3 macam sistem sivikultur yaitu Tebang Pilih Indonesia (TPI), Tebang Habis dengan Permudaan Alam (THPA) dan Tebang Habis dengan Permudaan Buatan (THPB). Dalam perkembangannya, pada tahun 1989 TPI diubah oleh Direktur Jenderal Pengusahaan Hutan Departemen Kehutanan menjadi Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI).
Sistem silvikultur TPI/TPTI menghendaki adanya penebangan secara selektif pada suatu tegakan hutan, dalam hal limit diameter maupun jenis pohonnya. Hal ini berbeda dengan sistem tebang habis, baik dengan permudaan alam maupun buatan. Pada sistem tebang habis, batasan limit diameter dan jenis yang ditebang diabaikan karena semua pohon yang ada dalam suatu tegakan hutan diambil tanpa terkecuali. Dari dua kategori besar sistem silvikultur tebang pilih dan tebang habis ini terdapat keuntungan dan kerugian masing-masing seperti disebutkan oleh Manan (1997) sebagai berikut :
Sistem Silvikultur Tebang Pilih
Keuntungan Kerugian
§ Perlindungan terhadap tempat tumbuh dan permudaan§ Terjadi penutupan tajuk vertikal§ Perlindungan terhadap hama dan penyakit§ Perlindungan terhadap bahaya kebakaran§ Secara estetika lebih baik
§ Permudaan alam jenis toleran dipermudah
§ Penyesuaian dengan situasi pasaran kayu
§ Tegakan tidak seumur campuran lebih baik bagi habitat satwa
§ Menjamin kelestarian produksi pada kawasan kecil
§ Penjarangan dapat dilakukan simultan dengan pemanenan
§ Unit cost permudaan per hektar lebih murah
§ Produksi kecil, tetapi areal penebangan luas, sehingga pengangkutan mahal§ Kerusakan akibat pembalakan terhadap tegakan sisa/tinggal§ Memusnahkan sumber plasma nutfah/genatika yang baik§ Bentuk pohon kurang baik, karena ruang tumbuh luas pada umur tua§ Permudaan jenis toleran lebih banyak dibanding jenis intoleran
§ Tertutup terhadap penggembalaan ternak
§ Memerlukan kecakapan profesional tinggi dari pelaksana
§ Kurang menyerap tenaga kerja dalam operasinya
§ Permudaan lebih sulit diatur, misalnya luas celah/gap, demikian juga tindakan pemeliharaan/pembebasan
Sistem Silvikultur Tebang Habis
Keuntungan Kerugian
§ Operasi pembalakan terkonsentrasi di areal kecil, volume kayu besar, alat berat tidak banyak berpindah, sehingga lebih murah biayanya§ Kerusakan akibat pembalakan terhadap tegakan muda dapat dicegah§ Kerusakan pohon akibat tumbang oleh angin dihindari§ Tanaman baru terdiri dari jenis intoleran, bebas persaingan dengan tegakan tua§ Metode sederhana, praktis dan mudah
§ Tegakan seumur, murni dan teratur, tumbuh cepat
§ Pelaksanaan dengan tumpangsari, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan
§ Memusnahkan penutup tanah, iklim mikro berubah, lahan terbuka gulma tumbuh meluas, sifat fisik tanah rusak dan menjadi padat/kompak akibat penyaradan§ Perlindungan terhadap erosi berkurang, tanah mudah longsor terutama pada lahan miring§ Secara estetika kurang baik pemandangannya§ Bahaya kebakaran meningkat, karena angin dan panas terik§ Tidak semua jenis dan ukuran pohon laku dijual, terutama pohon diameter kecil
§ Hutan baru yang seumur dan murna kurang resisten terhadap penyakit, hama dan kebakaran
§ Terbentuk humus yang susunannya didominasi oleh unsur tertentu
§ Penyulaman tanaman gagal memerlukan pasokan benih dan persemaian
§ Unit cost penanaman per hektar lebih mahal
Sistem silvikultur dapat dibedakan atas sistem polycyclic dan monocyclic, yaitu jumlah penebangan (siklus tebang) yang lebih dari satu kali selama satu rotasi dan siklus tebang hanya satu kal dalam satu rotasi. Di Indonesia, sistem silvikultur TPTI/TPI menggunakan 2 kali siklus tebang selama rotasi 70 tahun (polycyclic) sedangkan sistem THPA dan THPB menggunakan sistem monocyclic.
Sistem silvikultur lain yang dikembangkan adalah sistem tebang jalur pada tahun 1993 melalui Keputusan Direktur Jenderal Pengusahaan Hutan No. 40/Kpts/IV-BPHH/1993 sebagai alternatif/modifikasi dari sistem TPTI. Sasaran lokasi dari sistem silvikultur TJTI adalah hutan bekas tebangan TPTI yang kondisinya telah rusak, rawan terhadap perambahan, tidak cocok untuk sistem THPB dan hutan primer.
Pada tahun 2004 di Indonesia mulai diujicobakan Sistem Silvikultur Insentif pada 17 perusahaan pemegang IUPHHK-HA (HPH) di wilayah Sumatera, Kalimantan, Maluku dan Papua melalui Surat Keputusan Dirjen Bina Produksi Kehutanan No. 194/VI-BPHA/2004 tanggal 20 Juli 2004. Uji coba ini dimaksudkan untuk mendorong tercapainya kondisi hutan yang mampu berfungsi secara optimal, produktif, berdaya saing, dan dikelola secara efektif dan efisien sehingga terwujud kelestarian hutan yang dinamis sesuai dengan karakteristik setiap lokasi. Untuk menunjang keberhasilan uji coba silvikultur intensif oleh pemegang izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam difasilitasi oleh sebuah tim pakar di bidang sistem silvikultur yang terdiri dari unsur pemerintah maupun perguruan tinggi.
Sistem Pembiayaan Pengelolaan Hutan
Berdasarkan sekelumit sejarah pengelolaan hutan di Indonesia dan penerapan sistem silvikulturnya terlihat bahwa peran subyek pelaksana pengelolaan hutan yang sangat vital. Oleh karenanya perlu perhatian yang besar terhadap kompetensi pengelola tersebut agar tidak terjadi salah dalam pengurusan hutan, tentunya dengan tidak mengabaikan faktor-faktor lain yang juga berperan seperti komponen pembiayaan. Dukungan dari sistem pembiayaan yang tepat, akurat dan efisien tidak mustahil akan dapat menyelamatkan kondisi hutan Indonesia. Sesuai dengan UU No. 41/1999 tentang Kehutanan dinyatakan bahwa dalam pengelolaan hutan secara lestari diperlukan lembaga keuangan sebagi penunjang. Sumber dana yang dipungut dari hutan berupa: Iuran Izin Usaha, Provisi SDH, Dana Reboisasi, Dana Jaminan Kerja dan Dana Investasi. Dana Reboisasi sesuai dengan KEPPRES No. 31/1989 dan Dana Investasi yang disebut dalam UU No. 41/1999 jelas peruntukannya adalah untuk: reboisasi, rehabilitasi dalam rangka menjamin kelestarian hutan. Sistem pendanaan bagi pembangunan kehutanan yang berasal dari Dana Reboisasi saat ini amat lemah, yang terlihat dari hal-hal sebagai berikut (Haeruman 2005):
1. Departemen (Kehutanan dan Keuangan) berfungsi sebagai bank (executing dalam proses kredit dan memungut bunga) dan tidak efisien.
2. Proses administrasi sangat birokratis, berpola DIP dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, terutama kaitannya dengan musim tanam.
3. Kelanjutan dan konsistensi kebijakan pendanaan berubah-ubah, tidak memberikan kepastian usaha sektor kehutanan yang berjangka panjang.
4. Kemitraan dengan BUMN yang disyaratkan dalam penggunaan DR, berperan serba salah, sebagai Pemegang Saham dan Penilai.
5. Pinjaman DR bunga 0% dianggap subsidi berlebihan dan memicu penyalahgunaan (moral hazard) oleh BUMS pelaksana pembangunan hutan, serta rendahnya akuntabilitas.
6. Bank umum saat ini hanya bisa bertindak sebagai channeling dan mendapat provisi serta handling fee, tanpa resiko sehingga kurang tanggung jawab.
7. Kredit hutan rakyat berpotensi macet, sehingga menyulitkan Bank apabila harus menjadi executing.
8. Sistem pendanaan melalui sistem administrasi keuangan negara (APBN) yang rigid dan berbeda kulturnya, menyebabkan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan terhenti, kalaupun ada sangat tidak nyata atau bahkan dana DR tersebut dipergunakan tidak untuk membangun hutan, misalnya kegiatan penunjang sehingga DR tidak kembali ke hutan.
9. Rehabilitasi hutan dan lahan melalui Dana Alokasi Khusus-DR dan GERHAN tidak membangun terobosan baru dalam sistem pendanaannya (yang bersifat keproyekan setiap tahun – DIP), sehingga keberhasilannya mulai diragukan.
Meskipun demikian, Dana Reboisasi yang secara teori dikhususkan untuk membangun hutan dan meningkatkan upaya rehabilitasi hutan rusak masih tetap diperlukan sebagai usaha negara menyediakan dana yang khusus diperuntukan bagi pembangunan hutan. Agar dana tersebut dapat menjadi modal dasar untuk membangun kehutanan perlu adanya sistem pembiayaan pembangunan kehutanan yang memahami karakter pembangunan kehutanan yang berjangka panjang, berasetkan tegakan dan kawasan, dan sumber alam yang terbuka dengan keanekaragaman yang tinggi (Haeruman 2005).
Nampak sampai sekarang belum ada sistem pembiayaan yang memadai untuk pembangunan kehutanan yang dapat menjangkau karakter pembangunan kehutanan tersebut. Oleh karena itu pengembangan lembaga keuangan kehutanan alternatif (LKHA) untuk pembangunan kehutanan perlu segera dibentuk. Bentuk lembaga keuangan kehutanan alternatif ini telah berkembang di banyak negara di dunia, bahkan lembaga PBB telah pula membentuk suatu bentuk yang disebut United Nation Forest Fund (UNFF), dalam pembangunan lingkungan juga dikenal adanya Global Environment Facility (GEF). Di lingkungan masyarakat pemerhati lingkungan juga sudah ada bentuk seperti Dana Mitra Lingkungan (Haeruman 2005).
Pemikiran pembentukan Lembaga Keuangan Hutan Alternatif (LKHA) bagi Pembangunan Hutan Lestari didasarkan pada keperluan untuk :
1. Mengelola Dana Reboisasi dengan cara yang lebih sesuai dengan budaya kehutanannya sehingga dapat menggerakan mobilisasi rehabilitasi lahan dan hutan.
2. Mencari, menampung dan mengelola dana murah yang berasal dari masyarakat/lembaga internasional yang berkaitan dengan lingkungan (perubahan iklim global dan keanekaragaman hayati) yang potensinya besar tetapi belum termanfaatkan oleh Indonesia.
3. Mendukung penyelenggaraan Pembangunan Hutan Lestari yang merakyat untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan, melalui mekanisme pembiayaan yang sesuai termasuk pembayaran jasa lingkungan (Payments for Environmental Services-PES).
4. Mendukung pembiayaan investasi yang dilakukan oleh para pelaku bisnis, baik BUMN maupun BUMS, Koperasi dan Masyarakat, dalam rangka pembangunan hutan.
5. Membantu mendanai kegiatan penunjang seperti litbang, diklat dan penyuluhan yang terkait langsung dengan pembangunan hutan, dengan menyisihkan sebagian pendapatannya, utamanya untuk penelitian berjangka panjang.
6. Mengambil alih fungsi executing dalam pendanaan yang selama ini berada ditangan pemerintah (Departeman Kehutanan dan Departemen Keuangan). Sehingga, pelayanan pemerintah kepada dunia usaha/bisnis dapat dilakukan secara bisnis oleh lembaga bisnis (LKHA) yang profesional dan independen.
7. Turut serta menggerakan perekonomian di pedesaan, karena hutan yang akan di bangun terletak di pedesaan.
8. Turut serta meningkatkan produktivitas lahan dan hutan sehingga mampu menghasilkan produksi kayu dan non kayu serta jasa lingkungan hutan yang lestari dan mampu mengembangkan alternatif usaha pada masyarakat, mengembangkan industri baru maupun ekspor (dengan bahan baku dari hutan tanaman).
9. Pembentukan LKHA ini akan menjadi bagian penting dari Program Kehutanan Nasional (PKN/NFP).
Rimbawan dan Perspektif Masa Depan Kehutanan Indonesia
Untuk dapat melakukan pengelolaan hutan dengan tepat diperlukan peran serta rimbawan yang mampu menggerakan potensi kehutanan bagi kegiatan pembangunan. Beberapa masalah yang muncul dalam pengelolaan hutan di Indonesia pada masa sekarang, tidak terlepas dari bagaimana sistem pengelolaan hutan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sebagian besar negara di belahan dunia ini pun tidak luput dari masalah dalam pengelolaan hutan di negaranya.
Berdasarkan hasil kesimpulan kajian studi di enam negara oleh HAF-IPB (2006) terlihat beberapa kelemahan-kelemahan yang dimiliki para rimbawan termasuk juga kerangka pemikirannya terhadap suatu permasalahan sebagai berikut :
1. Diperlukan suatu kondisi dimana rimbawan membuka diri dan bekerjasama dengan kelompok lain, agar dapat mengubah kebijakan dan mampu menggeser keseimbangan kekuasaan sebagai penyebab terjadinya masalah.
2. Rencana dan program-program teknik semata jarang sekali mampu memberikan pencerahan dan pembentukan kebijakan yang efektif.
3. Banyak kebijakan yang menjanjikan dicirikan oleh penglihatannya yang jauh dari sekedar melakukan pengelolaan hutan melainkan dengan sekaligus menentukan bentuk proses pelaksanaan dan institusi yang mendukungnya.
4. Perkembangan positip hanya dapat dilakukan apabila organisasi-organisasi rimbawan bersedia melakukan eksperimen dan belajar dari kegagalan atau keberhasilan yang diperolehnya.
5. Implementasi kebijakan yang didasarkan pada pertemuan-pertemuan reguler antar perwakilan stakeholders dapat menjadi penggerak terjadinya perubahan kearah hal-hal yang positif.
6. Proses negosiasi yang produktif dapat dihasilkan apabila kelompok-kelompok masyarakat setempat mendapat dukungan legalitas, pendanaan, dan informasi sehingga mereka dapat melakukan partisipasi secara penuh.
7. Untuk maju ke depan, setiap rimbawan harus mempunyai visi yang dapat memotivasinya untuk selalu melakukan pembaharuan-pembaharuan yang positip. Individu-individu rimbawan yang dinamis yang mempunyai komitmen untuk melakukan perubahan terbukti sering dapat mengatasi masalah institusi yang dihadapinya.
Peran serta rimbawan dalam perspektif pengelolaan sumberdaya hutan tidak terlepas dari sistem nilai yang dianut serta budaya kerjanya. Menurut Haeruman (2005), budaya kerja yang dimiliki rimbawan diharapkan dapat membentuk etika kerja dalam pembangunan kehutanan yang amat penting. Kaidah dasar budaya yang perlu didukung untuk membentuk etika kerja dalam paradigma pengelalaan hutan lestari adalah:
1. Memberikan perhatian utama pada tatanilai masyarakat (negara, bangsa) yang menjadi subjek dan bukan hanya pada kepentingan para pengelola hutan.
2. Memberikan perhatian penuh dan lebih besar kepada kepentingan hutan lestari dan masyarakat yang terkait dibandingkan dengan kepentingan organisasi.
3. Memberikan perhatian utama kepada kinerja organisasi yang optimal bukan kepada hasil akhir yang maksimal.
4. Memberikan perhatian utama pada proses dan sistem yang menghasilkan dan bukan kepada hasil akhirnya.
5. Mementingkan percobaan dan pengkajian untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi dan membuka diri kepada informasi baru.
6. Menerima kekeliruan yang memberi jalan kepada pembelajaran dan perbaikan organisasi.
7. Mementingkan penyempurnaan yang terus menerus dibandingkan dengan status quo.
8. Perbaikan kinerja berasal dari penyempurnaan proses dan sistem, bukan hanya dari memperbaiki orang.
9. Perbaikan terus menerus diharapkan berlangsung di semua unit kerja di berbagai tingkat pengelolan hutan lestari.
10. Untuk memperbaiki proses dan sistem kerja para manajer harus mampu menemukan akar permasalahannya.
Daftar Pustaka
Fattah DS, A. 2002. Rimbawan Amanah. Revitalisasi Landasan Idiil Pengelolaan Sumberdaya Hutan Secara Lestari dan Berkeadilan. Debut Press. Yogyakarta.
Haeruman Js, H. 2005. Paradigma Pengelolaan untuk Menyelamatkan Hutan Indonesia : Membangun Etika Pengelolaan Hutan Lestari. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan IPB. 2006. Refleksi Kerangka Pikir Rimbawan. Menguak Masalah Institusi dan Politik Pengelolaan Sumberdaya Hutan.
Kalimantan Tengah. 2006. Kondisi Hutan Provinsi Kalimantan Tengah http://www.kalteng.go.id/indo/kehutanan_kondisi.htm (22 Des 2006).
Manan, S. 1997. Hutan, Rimbawan dan Masyarakat. IPB Press. Bogor.
Suhendang, E. 2004. Kemelut dalam Pengurusan Hutan. Sejarah Panjang Kesenjangan antara Konsepsi dan Kenyataan. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Langganan:
Postingan (Atom)